Jemaah Sering Lupa, Kartu "Sakti" Jemaah Haji Wajib Dibawa
- 19 Mei 2026 12:38 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Di tengah jutaan lautan manusia di Tanah Suci, risiko Jemaah Haji (JH) terpisah dari rombongan atau tersesat di jalan sangatlah besar. Sayangnya, di lapangan masih sering ditemukan jemaah yang lupa membawa kartu identitas. saat keluar dari pemondokan.
Padahal, pemerintah dan pihak penyelenggara telah membekali jemaah dengan bermacam-macam kartu identitas seperti kartu yang berfungsi sangat "sakti.
Agus Saputera selaku Ketua Kloter BTH 09 mengatakan tujuan utama dari kartu-kartu ini sangat vital yaitu menjadi penyelamat apabila ada jemaah yang tersesat, kebingungan, atau tidak tahu jalan pulang.
"Maka agar ibadah tetap aman dan tenang, beberapa kartu "sakti" yang wajib dipahami fungsinya oleh para jemaah adalah Kartu ID yang berisi nama lengkap jemaah, nomor porsi, dan nomor paspor. Kartu identitas utama ini diterbitkan langsung oleh Kantor Kemenag Kabupaten/Kota," jelasnya.
Selain itu adalah Kartu Nusuk (Nusuk Card) yang merupakan kartu akses digital yang memuat nomor Nusuk, nomor identitas haji (Hajj ID), dan nomor paspor. Kemudian Kartu Visa yang menampilkan rincian nomor visa haji dan nomor paspor jemaah.
"Lalu Kartu Hotel yang memuat informasi penting terkait lokasi menginap, termasuk nama Maktab/Markaz dan nomor markas jemaah. Kartu Bus Shalawat, berisi nomor dan rute bus Shalawat yang melayani perjalanan dari hotel menuju Masjidil Haram," ungkapnya.
Melihat rentannya jemaah yang sering meninggalkan identitasnya di kamar, Agus Saputera selaku Ketua Kloter Bth 09 (Bengkalis - Pekanbaru) memberikan instruksi dan peringatan keras kepada seluruh jemaah.
"Semua kartu harus dimasukkan ke dalam tas tangan atau tas paspor, dan wajib dibawa selalu," tegas Agus Saputera.
Disampaikan dengan embawa kartu-kartu tersebut secara lengkap di dalam tas paspor yang dikalungkan di leher adalah bentuk antisipasi dini. Maka apabila sewaktu-waktu ada JH yang tersesat, petugas haji di lapangan (baik petugas Indonesia maupun petugas Arab Saudi) dapat langsung mengetahui asal kloter jemaah tersebut melalui kartu yang dikalungkan.
"Dengan identitas yang jelas, tindakan mitigasi dan evakuasi untuk mengembalikan jemaah ke rombongan atau hotelnya bisa dilakukan dengan sangat cepat dan akurat. Mari saling mengingatkan antar sesama jemaah dan teman sekamar. Jangan pernah keluar area hotel tanpa mengalungkan tas paspor Anda," pesannya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....