Dinkes Magetan Imbau Jamaah Haji Jaga Kondisi Jelang Keberangkatan

  • 12 Apr 2026 22:21 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Magetan - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magetan mengimbau para jamaah calon haji untuk mempersiapkan diri secara maksimal menjelang keberangkatan ke Tanah Suci. Persiapan tersebut tidak hanya mencakup aspek fisik, tetapi juga mental dan spiritual agar ibadah dapat dijalankan dengan lancar.

Kepala Dinkes Kabupaten Magetan, Rohmad Hidayat, menekankan pentingnya menjaga kondisi tubuh, terutama menjelang hari keberangkatan. Ia menyarankan agar jamaah mulai mengurangi aktivitas yang tidak terlalu penting atau yang bersifat seremonial karena berpotensi menguras tenaga dan pikiran.

“Menjelang keberangkatan, jamaah sebaiknya mulai mengurangi kegiatan yang tidak terlalu penting, terutama yang bersifat seremonial. Energi harus disimpan agar kondisi tetap prima saat berangkat,” ujarnya.

Menurutnya, setidaknya satu minggu sebelum keberangkatan, jamaah harus mulai fokus menjaga kebugaran tubuh. Hal ini penting agar saat berangkat, kondisi jamaah benar-benar dalam keadaan prima dan siap menjalani rangkaian ibadah haji.

“Kami anjurkan minimal satu minggu sebelum berangkat, jamaah benar-benar fokus menjaga kesehatan, baik dengan istirahat cukup, menjaga pola makan, maupun aktivitas fisik ringan,” tambahnya.

Rohmad menjelaskan, aktivitas fisik jamaah akan cukup padat sejak keberangkatan dari Magetan menuju Surabaya hingga tiba di Mekkah. Oleh karena itu, kesiapan fisik menjadi faktor utama yang harus diperhatikan sejak awal.

“Perjalanan haji itu membutuhkan stamina yang baik. Mulai dari keberangkatan hingga di Tanah Suci, aktivitasnya cukup padat, sehingga kesiapan fisik harus dipersiapkan sejak dini,” jelasnya.

Meski demikian, ia memastikan jamaah tidak perlu khawatir karena setiap kelompok terbang (kloter) akan didampingi oleh Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI). Tim ini bertugas memberikan pendampingan serta pelayanan kesehatan selama perjalanan hingga berada di Tanah Suci.

“Setiap kloter sudah didampingi oleh TKHI, jadi jamaah tidak perlu khawatir. Jika ada keluhan kesehatan, bisa langsung ditangani oleh tim yang bertugas,” katanya.

Sebagai bentuk dukungan, Dinkes Magetan juga mengirimkan tenaga kesehatan haji untuk mendampingi jamaah selama menjalankan ibadah. Langkah ini merupakan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kesehatan jamaah sejak berangkat hingga kembali ke tanah air.

“Kami juga menugaskan tenaga kesehatan dari daerah untuk ikut mendampingi jamaah. Ini bagian dari komitmen kami dalam memastikan jamaah tetap sehat selama menjalankan ibadah,” imbuhnya.

Rencananya, tenaga kesehatan tersebut akan diberangkatkan bersama rombongan jamaah haji Kloter 20 dan 21 Kabupaten Magetan pada 26 April mendatang menuju Mekkah. Mereka akan bergabung dengan tim medis lainnya untuk memberikan layanan kesehatan bagi para jamaah.

Rohmad menambahkan, tenaga kesehatan yang ditugaskan telah melalui proses seleksi ketat. Para nakes dipilih berdasarkan kompetensi, pengalaman, serta kesiapan fisik dan mental guna menghadapi berbagai kemungkinan di lapangan, termasuk kondisi darurat kesehatan jamaah.

“Tenaga kesehatan yang kami kirim sudah melalui seleksi ketat, baik dari sisi kompetensi maupun kesiapan fisik dan mental. Harapannya mereka bisa memberikan pelayanan terbaik bagi jamaah di Tanah Suci,” pungkasnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....