Kasus Kematian Dokter PPDS, Pihak Kampus Datangi Lokasi Kejadian di Siak
- 18 Jul 2026 20:23 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Siak – Polres Siak menerima kunjungan jajaran pimpinan Universitas Riau (Unri) terkait perkembangan penyelidikan kasus meninggalnya dokter peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi Fakultas Kedokteran Universitas Riau, Alex Kristo Lotis yang ditemukan meninggal dunia di kawasan samping Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tengku Rafi'an, Kabupaten Siak.
Kasat Reskrim Polres Siak, AKP Raja Kosmos, mengatakan rombongan Universitas Riau yang hadir terdiri dari Wakil Rektor I, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, dan Dekan Fakultas Kedokteran. Kedatangan mereka merupakan bentuk kepedulian kampus terhadap mahasiswanya sekaligus untuk memperoleh penjelasan langsung mengenai penanganan perkara.
"Intinya, kami menerima kunjungan dari pihak Universitas Riau. Mereka ingin mengetahui secara lebih detail terkait penanganan perkara ini sebagai bentuk kepedulian terhadap mahasiswanya," ujar Raja Kosmos, Sabtu 18 Juli 2026.
Dalam pertemuan tersebut, penyidik memaparkan kronologi penanganan kasus, mulai dari proses olah tempat kejadian perkara (TKP), langkah-langkah penyelidikan yang telah dilakukan, hingga temuan awal di lokasi. Penjelasan itu turut didampingi tim Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bidokes) Polda Riau.
"Kami sampaikan apa saja yang sudah dilakukan Polres Siak, mulai dari olah TKP hingga penanganan perkara, sehingga pihak universitas mengetahui secara utuh apa yang terjadi terhadap mahasiswanya," katanya.
Raja Kosmos juga mengapresiasi perhatian yang diberikan Universitas Riau terhadap penanganan kasus tersebut.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak Universitas Riau, khususnya Wakil Rektor I, Wakil Rektor III, dan Dekan Fakultas Kedokteran yang telah hadir sehingga dapat mengetahui secara langsung detail penanganan perkara maupun proses olah TKP," ujarnya.
Menanggapi pertanyaan mengenai dugaan adanya luka lebam di bagian kepala, tangan, dan bagian tubuh korban, Raja Kosmos menegaskan pihaknya belum dapat menyampaikan kesimpulan karena hasil autopsi belum diterima secara lengkap.
"Untuk hal tersebut nanti akan dijelaskan setelah hasil autopsi keluar secara utuh. Penjelasan lebih lanjut akan disampaikan oleh ahli dari Bidokes," tegasnya.
Hingga saat ini, penyelidikan atas kematian Alex Kristo Lotis masih terus berlangsung. Polisi menyatakan akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut setelah seluruh hasil pemeriksaan, termasuk hasil autopsi, telah diterima secara lengkap.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....