Jumlah Korban Daycare Bertambah, Aduan Masuk 194 Anak
- 11 Mei 2026 16:27 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Jumlah korban dugaan kasus kekerasan dan penelantaran pada Anak yang terjadi di daycare Little Aresha Yogyakarta terus bertambah. Kondisi ini terlihat dari jumlah aduan yang masuk pada Help Desk yang dibuka Pemerintah Kota Yogyakarta.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Yogyakarta Retnaningtyas mengungkapkan, berdasarkan data jumlah aduan korban yang masuk ke help desk Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak kota Yogyakarta (UPT PPA) Kota Yogyakarta hingga, Minggu, 10 Mei 2026 total sudah ada 194 anak. Menurutnya, semua anak sudah mendapatkan asesmen dari UPT PPA.
"Rata-rata aduannya sama. Menurut hasil laporan asesmennya seperti itu (terjadi kekerasan)," katanya.
Retnaningtyas atau akrab disapa Eno ini mengungkapkan, sebagian besar aduan yang masuk merupakan alumni, termasuk yang masih aktif di daycare dan TK, sebelum akhirnya ditutup pasca terungkapnya dugaan kasus kekerasan dan penelantaran yang dilakukan di daycare Little Aresha Yogyakarta.
Sebelumnya, Kepala UPT PPA Kota Yogyakarta, Udiyati Ardiani mengungkapkan, hingga Rabu, 6 Mei 2026 ada 182 pengaduan yang masuk dari orang tua korban, dari jumlah tersebut 130 orang tua telah menjalani proses asesmen bersama tim pendamping. Termasuk 40 hingga 50 orang tua telah menyatakan kesiapannya untuk menempuh jalur hukum menggunakan tim pendamping hukum yang dibentuk Pemkot Yogyakarta.
"Pengaduannya terkait kekerasan yang dialami anak-anak mereka, baik yang masih di sana saat penggerebekan, maupun yang sudah lulus," ujarnya.
Udiyati Ardiani menyebutkan, layanan pengaduan masih tetap dibuka, meski diakui jumlah laporan baru mulai mengalami penurunan dibandingkan periode awal kasus mencuat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....