Final Super 1000 Pertama, Raymond/Joaquin Harus Tunduk di Tangan Goh/Nur
- 07 Jun 2026 21:20 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Pasangan ganda putra Indonesia, Raymond Indra Nikolaus Joaquin/Nikolaus Joaquin, gagal meraih gelar juara Indonesia Open 2026 setelah kalah dari unggulan Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin, pada partai final di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu , 7 Juni 2026. Raymond/Joaquin takluk dalam pertandingan tiga gim dengan skor 21-13, 18-21, 10-21.
Pasangan Indonesia tampil menjanjikan pada gim pertama. Mereka langsung mengendalikan permainan dan unggul 11-7 saat interval. Meski beberapa kali melakukan kesalahan yang memberi kesempatan lawan memperkecil ketertinggalan, Raymond/Joaquin tetap mampu menjaga dominasi.
Selepas jeda, tempo permainan berlangsung cepat dengan reli-reli pendek. Pasangan Indonesia semakin nyaman mengembangkan permainan hingga memperlebar keunggulan menjadi 17-8. Mereka akhirnya menutup gim pertama dengan kemenangan meyakinkan 21-13.
Memasuki gim kedua, Goh/Izzuddin berusaha bangkit. Pasangan Malaysia sempat merebut dua poin pertama, tetapi Raymond/Joaquin mampu keluar dari tekanan dan kembali mengambil kendali permainan. Mereka bahkan unggul 11-7 saat interval, sama seperti pada gim pertama.
Namun, situasi berubah setelah jeda. Goh/Izzuddin meningkatkan tempo permainan dan tampil lebih agresif dalam melancarkan serangan. Smash-smash keras pasangan Malaysia mulai menghasilkan poin demi poin hingga mampu menyamakan kedudukan menjadi 14-14.
Momentum kemudian berbalik ke kubu Malaysia saat mereka unggul 16-15. Pertandingan berlangsung sengit hingga fase akhir gim. Pada kedudukan krusial, smash Raymond yang menyangkut di net memberi peluang game point bagi lawan. Goh/Izzuddin memanfaatkan kesempatan itu untuk merebut gim kedua dengan skor 21-18 dan memaksakan pertandingan berlanjut ke gim penentuan.
Pada gim ketiga, pasangan Malaysia membawa kepercayaan diri dari kemenangan gim sebelumnya. Pertandingan sempat berlangsung ketat pada awal laga, tetapi Goh/Izzuddin perlahan mengambil alih kendali permainan dan unggul 11-8 saat interval.
Selepas jeda, dominasi pasangan Malaysia semakin terlihat. Mereka terus menjauh hingga unggul 16-9 dan kemudian 18-9. Sebaliknya, pola permainan Raymond/Joaquin mulai kehilangan arah dan kesulitan menembus pertahanan lawan.
Tampil lebih tenang dan konsisten, Goh/Izzuddin tidak memberi kesempatan pasangan Indonesia untuk bangkit. Mereka menutup gim ketiga dengan kemenangan 21-10 sekaligus memastikan gelar juara ganda putra Indonesia Open 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....