Rasa Takut Disebut Tanda Mimpi yang Bernilai

  • 05 Feb 2026 15:41 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Rasa tidak percaya diri kerap dianggap penghambat dalam mengejar mimpi besar. Namun, ketakutan justru dapat menjadi penanda bahwa tujuan tersebut bernilai.

Pandangan tersebut disampaikan jurnalis senior Najwa Shihab dalam video edukatif di kanal Youtube @RintikObrolan. Video berjudul Dari Insecure Menjadi Berani Mengejar Mimpi.

Isi video menekankan bahwa kegelisahan merupakan bagian alami dari proses bertumbuh. Rasa takut dinilai tidak perlu dihindari saat menetapkan target hidup.

“Enggak apa-apa takut, kalau mimpi tidak bikin takut, berarti tidak cukup besar,” ujarnya. Pernyataan itu menekankan pentingnya keberanian bermimpi besar.

Video tersebut juga mengingatkan bahaya terjebak pada capaian jangka pendek. Fokus sempit dinilai dapat menghambat potensi jangka panjang seseorang.

Isu lain yang disorot adalah dampak media sosial terhadap kepercayaan diri, penggunaan filter visual kerap memicu rasa insecure, terutama pada remaja. Pesan utama yang disampaikan adalah pentingnya toleransi terhadap diri sendiri. 

“Kita sering lebih kejam pada diri sendiri dibandingkan orang lain,” tuturnya. Sikap terlalu kritis dinilai merusak kesehatan mental, pernyataan ini menyoroti perlunya empati personal.

Dalam menghadapi komentar negatif, publik disarankan memilah masukan secara bijak. Fitur penyaring komentar dapat dimanfaatkan untuk menjaga kesehatan mental.

Pesan penutup menegaskan keberanian harus disertai persiapan matang, Pendidikan, pergaulan, dan literasi disebut sebagai bekal penting. “Be brave, but don't be stupid,” katanya. 

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....