GAS FEST 2026 Sukses Hadirkan Konser Lintas Genre di Yogyakarta

  • 20 Jul 2026 09:48 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, YOGYAKARTA – Glow And Svara (GAS FEST) 2026 sukses mencuri perhatian para penikmat musik dengan menghadirkan konsep konser lintas genre yang berbeda dari festival pada umumnya. Digelar di Halaman Parkir Mandala Krida, Yogyakarta, Sabtu, 18 Juli 2026, festival ini memadukan alunan musik ska, pop koplo, hingga electronic dance music (EDM) dalam satu panggung. Konsep tersebut memberikan pengalaman baru bagi penonton untuk menikmati beragam warna musik dalam satu rangkaian acara.

Festival yang digagas oleh Gema Aksata Santara ini menjadi debut penyelenggara dalam menggelar konser musik berskala besar. Sebelumnya, Gema Aksata Santara lebih dikenal sebagai penyelenggara berbagai kegiatan otomotif di wilayah Banyumas Raya. Melalui GAS FEST, penyelenggara mencoba memperluas kiprah mereka di industri hiburan dengan menghadirkan festival yang mengedepankan kualitas pengalaman penonton.

Energi panggung semakin membara saat Mr. Jono & Joni tampil di Glow And Svara (GAS FEST) 2026 di Lapangan Parkir Mandala Krida, Yogyakarta. (Foto: Dok. Panitia GAS FEST 2026)

Direktur Proyek Gema Aksata Santara, Kurniawan Triwidianto, mengatakan bahwa GAS FEST lahir dari keinginan untuk menghadirkan acara musik yang menawarkan hal berbeda bagi masyarakat Yogyakarta. Menurutnya, konsep "The Sound Hear The Light" menjadi identitas utama festival dengan memadukan kualitas tata suara dan tata cahaya sebagai daya tarik utama.

"Konsep kami adalah The Sound Hear The Light, memadukan kualitas tata suara dan tata cahaya sebagai pengalaman utama. Selain itu, kami ingin menghadirkan konser lintas genre, sehingga semua penikmat musik bisa menikmati berbagai jenis musik dalam satu panggung," ujarnya.

Kurniawan mengakui konsep lintas genre sempat memunculkan berbagai pertanyaan dari masyarakat. Sebagian pihak menilai perpaduan musik ska, koplo, dan EDM dalam satu acara berpotensi memecah konsentrasi penggemar masing-masing aliran. Namun, tantangan tersebut justru ingin dijawab melalui GAS FEST dengan menghadirkan pengalaman konser yang mampu menyatukan berbagai komunitas musik.

Penampilan Mentik Wangi menghadirkan warna berbeda di Glow And Svara (GAS FEST) 2026. (Foto: Dok. Panitia GAS FEST 2026)

Menurutnya, antusiasme masyarakat mulai terlihat sejak pengumuman jajaran penampil (lineup) dipublikasikan melalui media sosial. Banyak warganet penasaran dengan konsep festival yang masih jarang ditemui di Yogyakarta tersebut.

"Banyak yang bertanya, kenapa ska digabung dengan koplo atau DJ? Kami ingin membuktikan bahwa semua genre bisa dinikmati bersama. Penonton yang datang bukan hanya menikmati satu jenis musik, tetapi bisa merasakan pengalaman baru dalam satu festival," katanya.

GAS FEST 2026 menghadirkan sejumlah musisi lintas genre yang sukses menghibur ribuan penonton sejak sore hingga malam hari. Penampilan Tipe-X, Aftershine, Dipha Barus, Mr. Jono & Joni, hingga Mentik Wangi mampu menghidupkan suasana melalui karakter musik yang berbeda-beda. Pergantian penampil yang dinamis membuat atmosfer festival tetap terjaga dan memberikan pengalaman yang variatif bagi para pengunjung.

Dentuman musik elektronik dari Dipa Barus sukses membakar semangat ribuan penonton di Glow And Svara (GAS FEST) 2026. (Foto: Dok. Panitia GAS FEST 2026)

Salah satu penampil, Mentik Wangi, mengaku merasakan atmosfer yang berbeda saat tampil di panggung festival dibandingkan dengan pertunjukan di klab. Menurutnya, interaksi langsung dengan ribuan penonton memberikan energi tersendiri selama acara berlangsung.

"Kalau di klab kan suasananya berbeda. Di festival seperti ini kita bisa melihat langsung euforia penonton yang joget dan bernyanyi bersama. Seru sekali," ucapnya.

Mentik Wangi berharap GAS FEST dapat terus berkembang dan menjadi agenda musik tahunan yang dinantikan masyarakat. Ia menilai festival tersebut memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu ikon hiburan di Yogyakarta, bahkan merambah ke kota-kota lain di Indonesia.

"Semoga GAS FEST semakin besar, tidak hanya di Yogyakarta tetapi juga bisa hadir di kota-kota lain. Semoga tahun depan saya bisa diajak tampil lagi," ujarnya.

Aksi energik Tipe-X sukses membakar semangat ribuan penonton di Glow And Svara (GAS FEST) 2026. (Foto: Dok. Panitia GAS FEST 2026)

Kurniawan menambahkan bahwa penyelenggaraan perdana GAS FEST merupakan langkah awal untuk membangun festival musik lintas genre yang lebih matang pada tahun-tahun mendatang. Ia berharap konsep "The Sound Hear The Light" terus berkembang dengan menghadirkan lebih banyak genre, musisi, serta inovasi tata suara dan tata cahaya. Debut GAS FEST 2026 pun menjadi warna baru dalam industri festival musik di Yogyakarta sekaligus membuka peluang lahirnya ajang musik yang mampu menyatukan berbagai komunitas dalam satu panggung hiburan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....