Diplomat Swiss Apresiasi Karya Seniman Bogor di Jakarta Provoke! 2026
- 18 Jul 2026 21:07 WIB
- Bogor
Poin Utama
- Diplomat Kedutaan Besar Switzerland mengunjungi pameran Jakarta Provoke! 2026 dan berdiskusi mengenai perkembangan seni rupa serta budaya Indonesia.
- Karya patung "FOMO or JOMO?" karya Agus Widodo menarik perhatian karena mengangkat fenomena kehidupan digital melalui konsep FOMO dan JOMO.
- Kunjungan tersebut diharapkan membuka peluang kolaborasi seni antara Indonesia dan Switzerland serta memperkuat apresiasi terhadap seni rupa Indonesia di tingkat internasional.
RRI.CO.ID, Bogor - Wakil Kepala Divisi Politik, Ekonomi, dan Kebudayaan sekaligus Sekretaris Pertama Kedutaan Besar Switzerland di Indonesia, Jolanda Pfister Herren, mengunjungi pameran seni rupa Jakarta Provoke! 2026 yang berlangsung di Taman Menteng, Jakarta, Jumat , 17 Juli 2026. Dalam kunjungannya, ia berdiskusi mengenai perkembangan budaya serta karya-kary a seni rupa yang dipamerkan.
Salah satu karya yang menarik perhatian Jolanda merupakan patung berjudul "FOMO or JOMO?" karya seniman asal Bogor, Agus Widodo. Karya tersebut mengangkat fenomena sosial di era digital melalui dua figur patung yang tampak beraktivitas di atas smartphone dengan narasi yang saling terhubung.
Patung pertama digambarkan berlari sangat cepat, merepresentasikan kecenderungan masyarakat yang terus mengejar berbagai informasi dan tren atau Fear of Missing Out (FOMO). Sementara itu, patung kedua memilih menghentikan laju tersebut sebagai simbol sikap Joy of Missing Out (JOMO), yakni menikmati ketenangan dengan tidak selalu mengikuti arus informasi.
Dalam kesempatan itu, Agus Widodo bersama kurator Bambang Asrini memaparkan konsep dan pesan yang ingin disampaikan melalui karya tersebut. Diskusi berlangsung hangat dengan Jolanda yang menunjukkan ketertarikan terhadap gagasan artistik sekaligus makna sosial yang terkandung di dalamnya.
Jolanda mengapresiasi pendekatan kreatif yang dihadirkan Agus Widodo dalam mengangkat isu kehidupan digital melalui medium seni patung. Menurutnya, karya tersebut mampu menghadirkan refleksi mengenai pilihan masyarakat modern dalam menyikapi perkembangan teknologi dan media sosial.
Ia juga menyampaikan harapannya agar dialog budaya seperti ini dapat membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara Indonesia dan Switzerland, khususnya dalam pengembangan seni rupa. Pertukaran ide dan pengalaman dinilai dapat memperkaya ekosistem seni di kedua negara.
Pameran Jakarta Provoke! 2026 menghadirkan beragam karya seniman dengan tema yang mengangkat isu sosial, budaya, dan perkembangan zaman. Kehadiran diplomat asing dalam ajang tersebut menjadi salah satu bentuk apresiasi terhadap dinamika seni rupa Indonesia di tingkat internasional.
Jakarta Provoke! 2026 berlangsung di Taman Menteng, Jakarta, mulai 17 hingga 26 Juli 2026. Pameran ini terbuka bagi masyarakat umum dan menjadi ruang interaksi antara seniman, kurator, pegiat seni, serta pengunjung untuk menikmati sekaligus mendiskusikan berbagai karya seni kontemporer.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....