Libur Sekolah Usai, Begini Cara Membagi Waktu Anak untuk Belajar dan Bermain
- 17 Jul 2026 19:47 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Berakhirnya masa libur sekolah menjadi momen bagi anak untuk kembali menyesuaikan diri dengan rutinitas belajar, setelah sebelumnya lebih banyak menghabiskan waktu untuk bermain dan beristirahat. Perubahan rutinitas ini perlu dilakukan secara bertahap agar anak tidak merasa terbebani ketika harus kembali mengikuti jadwal sekolah dan menyelesaikan tugas-tugas akademik.
Orang tua dapat membantu anak menyusun jadwal harian yang seimbang antara belajar, bermain, beristirahat, dan menjalankan aktivitas lainnya. Jadwal tersebut sebaiknya dibuat bersama anak dengan mempertimbangkan waktu sekolah, tingkat energi, serta kegiatan yang memang disukai agar lebih mudah dijalankan secara konsisten.
| Baca juga: RPAL dan RPUL, Jejak Buku Pelajaran Lama |
Waktu belajar tidak harus selalu berlangsung dalam durasi panjang karena kemampuan konsentrasi anak dapat berbeda-beda sesuai usia dan kondisi. Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Child Development pada 2019 oleh para peneliti dari University of Illinois menunjukkan bahwa fungsi eksekutif dan kemampuan mengatur perhatian pada anak berkembang secara bertahap, sehingga aktivitas belajar perlu disesuaikan dengan kemampuan dan tahap perkembangan anak.
Selain belajar, waktu bermain tetap memiliki peran penting dalam perkembangan anak, termasuk untuk melatih kreativitas, kemampuan memecahkan masalah, dan keterampilan sosial. Karena itu, bermain sebaiknya tidak langsung dianggap sebagai kegiatan yang menghambat prestasi akademik, terutama jika aktivitas tersebut dilakukan secara terarah dan sesuai usia.
| Baca juga: Mengapa Hari Senin Terasa Lebih Berat |
Orang tua juga dapat menerapkan pembagian waktu dengan sistem prioritas, misalnya anak menyelesaikan tugas sekolah terlebih dahulu sebelum menikmati waktu bermain. Namun, aturan tersebut perlu disampaikan secara konsisten dan tidak menjadikan bermain sebagai bentuk hukuman, karena anak tetap membutuhkan waktu untuk beristirahat dan melakukan aktivitas yang menyenangkan.
Keseimbangan juga perlu diterapkan pada penggunaan gawai setelah libur sekolah berakhir. American Academy of Pediatrics menekankan pentingnya membuat aturan penggunaan media yang disesuaikan dengan kebutuhan dan perkembangan anak, serta memastikan penggunaan layar tidak menggantikan waktu tidur, aktivitas fisik, belajar, dan interaksi keluarga.
Dengan jadwal yang realistis dan melibatkan anak dalam proses penyusunannya, masa transisi setelah libur sekolah dapat berlangsung lebih mudah. Keseimbangan antara belajar dan bermain bukan berarti membagi waktu secara kaku, melainkan membantu anak membangun rutinitas yang sehat, produktif, dan tetap memberi ruang untuk tumbuh serta menikmati masa kanak-kanak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....