Roblox Luncurkan Fitur "Build" Bermain Game Menggunakan AI dari Ponsel
- 17 Jul 2026 17:30 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Roblox luncurkan fitur "Build" berbasis AI yang memungkinkan pengguna membuat game dari HP hanya dengan perintah teks, tanpa perlu skill coding
- Uji coba alpha dimulai 28 Juli di Selandia Baru untuk pengguna 9+ tahun, dan pengguna 16+ tahun bisa mempublikasikan game ke audiens global dengan opsi gratis dan berbayar
- Roblox terapkan sistem retensi pemain agar game AI berkualitas rendah tidak muncul di halaman utama, sekaligus menyiapkan agen AI untuk bantu tes game dan analisis
RRI.CO.ID, Palembang - Roblox memperkenalkan fitur baru bernama "Build" yang memungkinkan pengguna membuat game langsung dari ponsel menggunakan kecerdasan buatan. Pengumuman ini disampaikan melalui situs resmi Roblox pada Kamis, 16 Juli 2026, dan ditujukan untuk memudahkan siapa saja membuat game tanpa perlu keahlian coding.
Fitur ini bekerja dengan mengubah perintah teks sederhana menjadi prototipe permainan yang bisa dimainkan. Contohnya, pengguna cukup mengetik "buat game petualangan santai di hutan lebat" dan sistem akan langsung menghasilkan versi awal game tersebut.
Hasil dari perintah teks itu kemudian bisa diedit lebih lanjut oleh pembuatnya. Setelah selesai, game dapat dibagikan dan dimainkan bersama teman di dalam platform Roblox.
Menurut situs resmi Roblox, Build didukung oleh berbagai model AI, baik yang bersifat open source maupun milik internal Roblox. Teknologi ini meliputi pembuatan mekanisme game, lingkungan, karakter, gaya visual, efek suara, dan elemen lainnya.
Langkah Roblox mengikuti tren serupa dari perusahaan besar seperti Google, Microsoft, dan Tencent yang juga mengembangkan alat pembuat game berbasis AI. Namun muncul kekhawatiran bahwa kemudahan ini berpotensi membanjiri platform dengan game berkualitas rendah dan berulang.
Survei Game Developers Conference 2026 mencatat 52% pengembang game menilai AI generatif berdampak negatif pada industri. Mereka khawatir persaingan akan semakin ketat karena konten AI bisa diproduksi jauh lebih cepat dibandingkan karya manusia.
Untuk mengantisipasi hal itu, Roblox menerapkan sistem peringkat berdasarkan retensi pemain. Game yang tidak menarik minat pengguna tidak akan muncul di halaman utama, sehingga kualitas penemuan tetap dijaga.
"Kualitas game di halaman utama tidak berubah. Jika tidak ada yang memainkannya, maka tidak akan ditemukan siapa pun," tulis Roblox. Perusahaan menegaskan tujuan utama fitur ini adalah mempercepat proses pembuatan game untuk semua tingkat pengalaman.
Uji coba alpha publik fitur Build akan dimulai pada 28 Juli di Selandia Baru untuk pengguna usia 9 tahun ke atas yang sudah verifikasi umur. Pengguna 16 tahun ke atas akan diberi akses untuk mempublikasikan game mereka ke seluruh dunia, dengan pilihan gratis dan berbayar.
Selain Build, Roblox juga menyiapkan agen AI untuk membantu menguji game dan memberi analisis. Perusahaan bahkan sedang mengembangkan model baru yang mampu membuat seluruh adegan 3D yang bisa diedit hanya dari satu perintah teks.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....