Life Hacks Cut Sugar, Cara Sederhana Mengurangi Konsumsi Gula
- 13 Jul 2026 14:10 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Mengurangi konsumsi gula atau cut sugar menjadi salah satu gaya hidup yang semakin banyak diterapkan masyarakat. Langkah ini dilakukan bukan untuk menghindari gula sepenuhnya, melainkan membatasi asupan gula tambahan agar tetap sesuai dengan kebutuhan tubuh.
Salah satu cara sederhana yang dapat dilakukan adalah mengurangi minuman manis. Mengganti teh atau kopi dengan sedikit gula, atau memilih air putih sebagai minuman utama, dapat membantu menekan asupan gula harian.
Masyarakat juga disarankan membiasakan diri membaca informasi nilai gizi pada kemasan makanan dan minuman. Perhatikan kandungan gula tambahan yang tercantum pada label agar dapat memilih produk yang lebih sesuai dengan kebutuhan.
Apabila ingin mengonsumsi makanan manis, pilihlah buah segar sebagai alternatif camilan. Selain mengandung gula alami, buah juga kaya akan serat, vitamin, dan mineral yang bermanfaat bagi tubuh.
Cara lain yang dapat diterapkan adalah mengurangi penggunaan gula secara bertahap. Misalnya, jika biasanya menggunakan dua sendok gula untuk minuman, cobalah menguranginya menjadi satu setengah atau satu sendok hingga lidah terbiasa dengan rasa yang tidak terlalu manis.
Mengatur porsi makanan penutup juga dapat membantu mengendalikan konsumsi gula. Tidak harus menghilangkan makanan favorit, tetapi mengonsumsinya dalam jumlah yang wajar dan tidak setiap hari.
Selain itu, memenuhi kebutuhan protein dan serat dalam setiap waktu makan dapat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama sehingga keinginan mengonsumsi makanan manis dapat berkurang.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan agar konsumsi gula tambahan dibatasi kurang dari 10 persen dari total kebutuhan energi harian. Bahkan, mengurangi hingga di bawah 5 persen atau sekitar 25 gram per hari bagi orang dewasa dinilai dapat memberikan manfaat kesehatan yang lebih baik.
Dengan menerapkan kebiasaan sederhana secara bertahap, masyarakat dapat menjalani pola makan yang lebih seimbang tanpa harus menghilangkan seluruh makanan atau minuman manis dari menu sehari-hari.
Sumber: World Health Organization (WHO), Kementerian Kesehatan RI, Harvard T.H. Chan School of Public Health, serta American Heart Association (AHA).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....