Kenapa Olivia Rodrigo Bilang "I'm Unraveled"?

  • 09 Jul 2026 14:31 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Belakangan ini, satu kata dalam bahasa Inggris sering muncul di media sosial setelah lagu The Cure milik Olivia Rodrigo dirilis, yaitu unravel. Banyak orang bertanya-tanya, apa sebenarnya arti kata tersebut? Jika diterjemahkan ke Bahasa Indonesia, mengapa rasanya tidak cukup hanya dengan kata "hancur" atau "sedih"?

Ternyata, unravel memang termasuk kata yang sulit diterjemahkan secara utuh.

Menurut Cambridge Dictionary, secara harfiah unravel berarti mengurai atau membuat sesuatu yang kusut menjadi terlepas, seperti benang rajutan yang perlahan lepas satu per satu. Namun, ketika digunakan untuk menggambarkan seseorang, maknanya berubah menjadi lebih emosional: kehilangan kendali, perlahan runtuh, atau merasa dirinya mulai berantakan.

Yang membuat kata ini menarik adalah prosesnya. Seseorang yang unraveling bukan berarti langsung hancur dalam sekejap. Justru, ia menggambarkan kondisi ketika semuanya mulai terlepas sedikit demi sedikit. Masih tampak baik-baik saja dari luar, tetapi di dalam dirinya perlahan mulai berantakan.

Karena itulah banyak penulis lagu dan novel menggunakan kata unravel untuk menggambarkan emosi yang sulit dijelaskan dengan satu kata saja.

Salah satunya adalah Olivia Rodrigo dalam lagu The Cure. Pada bagian lirik "But I'm unraveled", kata tersebut bukan menggambarkan kerusakan secara fisik, melainkan seseorang yang merasa perlahan kehilangan pegangan di tengah pergulatan emosinya. Dalam wawancaranya, Olivia menjelaskan bahwa lagu ini berbicara tentang keinginan mencari "obat" dari rasa tidak aman, lalu menyadari bahwa cinta dari orang lain tidak selalu mampu menyembuhkan luka yang berasal dari diri sendiri.

Menariknya, unravel juga memiliki makna lain yang hampir bertolak belakang. Menurut Merriam-Webster, kata ini juga bisa berarti mengungkap atau memecahkan sesuatu yang rumit, misalnya unravel a mystery atau "mengungkap sebuah misteri". Artinya, kata yang sama bisa digunakan untuk menggambarkan benang yang terurai, seseorang yang perlahan kehilangan kendali, hingga misteri yang akhirnya berhasil dipecahkan.

Hal ini menunjukkan bahwa bahasa bukan sekadar kumpulan kosakata. Satu kata bisa memiliki makna yang berbeda tergantung konteksnya, bahkan mampu membawa perasaan yang tidak selalu mudah diterjemahkan ke bahasa lain.

Mungkin itu sebabnya banyak orang memilih tetap menggunakan kata unravel daripada mencari padanan dalam Bahasa Indonesia. Bukan karena tidak ada terjemahannya, tetapi karena ada nuansa yang ikut terbawa di dalamnya.

Karena terkadang, ada kata yang tidak hanya menjelaskan sebuah keadaan, tetapi juga berhasil membuat kita ikut merasakan apa yang sedang dialami seseorang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....