Cara Menjaga Kebersihan Lingkungan

  • 12 Jun 2026 20:36 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.Gunungsitoli – Upaya menjaga kebersihan lingkungan juga merupakan bagian dari penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). PHBS adalah sekumpulan kebiasaan yang dilakukan secara sadar untuk menjaga kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan sekitar. Dengan menerapkan PHBS di rumah, risiko berbagai penyakit akibat lingkungan kotor dapat diminimalkan.

Berikut beberapa cara menjaga kebersihan lingkungan yang bisa Anda lakukan di rumah maupun lingkungan sekitar:

1. Kelola sampah dengan benar

Cara menjaga kebersihan lingkungan yang pertama adalah mengelola sampah dengan baik. Mulailah dengan memisahkan sampah organik, seperti sisa makanan, daun, dan bahan yang mudah terurai, serta anorganik, seperti plastik, kaca, dan kaleng.

Pastikan Anda menggunakan tempat sampah yang tertutup dan buang sampah sesuai jadwal untuk mencegah bau tidak sedap serta mengurangi populasi lalat dan tikus. Pengelolaan sampah yang baik akan membantu mencegah pencemaran air dan tanah, sehingga lingkungan tetap bersih dan sehat.

2. Bersihkan rumah dan halaman secara rutin

Membersihkan rumah dan halaman secara rutin adalah langkah penting untuk menjaga lingkungan tetap sehat. Lakukan kegiatan seperti menyapu, mengepel, dan mengelap debu setiap hari agar kotoran tidak menumpuk dan menjadi tempat berkembangnya serangga atau nyamuk.

Untuk bagian halaman, pastikan Anda menyapu daun-daun kering, memotong rumput yang sudah terlalu tinggi, serta membersihkan genangan air yang bisa menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk. Kumpulkan sampah halaman, seperti ranting atau dedaunan, ke dalam tempat sampah agar halaman tetap rapi.

3. Bersihkan selokan secara berkala

Bersihkan selokan secara berkala sebagai cara menjaga kebersihan lingkungan. Pasalnya, selokan yang tersumbat oleh sampah, daun, atau tanah dapat menyebabkan air menggenang dan memicu munculnya nyamuk serta bau tidak sedap.

Dengan memastikan aliran air tetap lancar, Anda dapat mencegah banjir, mengurangi risiko penyakit, serta menjaga area sekitar tetap bersih dan nyaman. Kegiatan ini juga dapat dilakukan saat kerja bakti bersama warga, sehingga pembersihan selokan dapat dilakukan lebih menyeluruh dan rutin.

4. Kuras tempat penampungan air secara berkala

Menguras tempat penampungan air secara rutin merupakan salah satu cara menjaga kebersihan lingkungan yang sangat penting. Bak mandi, ember, atau drum air perlu dibersihkan secara berkala untuk memutus siklus hidup nyamuk Aedes aegypti, yaitu nyamuk penyebab demam berdarah.

Air yang dibiarkan menggenang dapat menjadi sarang jentik nyamuk, sehingga meningkatkan risiko penularan penyakit di lingkungan sekitar. Dengan memastikan tidak ada genangan air, Anda dapat membantu menjaga lingkungan tetap aman dan sehat.

5. Penghijauan lingkungan

Menghijaukan area sekitar juga termasuk salah satu cara menjaga kebersihan lingkungan yang bermanfaat bagi kesehatan. Menanam pohon atau tanaman hias dapat membantu menyerap polusi udara dan menurunkan suhu sekitar.

Lingkungan yang lebih hijau tidak hanya memperindah area tempat tinggal, tetapi juga meningkatkan kualitas udara, sehingga lebih sehat untuk dihirup oleh seluruh anggota keluarga.

6. Hindari membakar sampah sembarangan

Membakar sampah dapat menghasilkan asap beracun yang mencemari udara dan memicu gangguan pernapasan. Sebagai alternatif, Anda bisa memanfaatkan bank sampah.

Di beberapa daerah, tersedia bank sampah yang memungkinkan masyarakat menukar sampah anorganik tertentu menjadi poin atau uang. Program ini tidak hanya membantu mengurangi volume sampah, tetapi juga mendorong kebiasaan daur ulang di masyarakat.

7. Tidak membuang sampah ke sungai atau kali

Tidak membuang sampah ke sungai atau kali merupakan bagian penting dari cara menjaga kebersihan lingkungan. Sampah yang menumpuk di aliran air dapat menyumbat saluran, memicu banjir, serta mencemari air yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Selain itu, sungai yang tercemar sampah bisa menjadi tempat berkembangnya kuman dan nyamuk penyebab penyakit, seperti diare, penyakit kulit, hingga demam berdarah. Oleh karena itu, biasakan membuang sampah pada tempatnya agar kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat tetap terjaga.

Lingkungan yang bersih adalah investasi untuk kesehatan jangka panjang. Mulailah dari diri sendiri dan keluarga, lalu ajak orang sekitar untuk membiasakan perilaku hidup bersih. Dengan menerapkan cara menjaga kebersihan lingkungan secara konsisten, kualitas hidup masyarakat pun dapat meningkat secara keseluruhan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....