Facial Harus Sering atau Sesekali Saja?

  • 31 Mei 2026 13:14 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Facial menjadi salah satu perawatan wajah yang cukup populer karena dianggap mampu membantu membersihkan kulit lebih mendalam dibandingkan perawatan harian biasa. Namun, masih banyak orang yang bertanya-tanya apakah facial sebaiknya dilakukan secara rutin dalam waktu dekat atau cukup sesekali saja.

Secara umum, facial bertujuan membantu mengangkat sel kulit mati, membersihkan pori-pori, mengurangi komedo, serta menjaga kesehatan kulit wajah. Perawatan ini juga sering dikombinasikan dengan pijatan ringan dan penggunaan produk tertentu yang disesuaikan dengan kondisi kulit masing-masing individu.

Menurut para dermatolog, frekuensi facial sebaiknya disesuaikan dengan jenis dan kebutuhan kulit. Bagi pemilik kulit normal hingga berminyak, facial umumnya dapat dilakukan setiap empat hingga enam minggu karena siklus regenerasi kulit berlangsung sekitar 28 hari.

Sementara itu, pemilik kulit sensitif atau yang sedang mengalami iritasi perlu lebih berhati-hati dalam menentukan jadwal facial. Terlalu sering melakukan tindakan ekstraksi komedo atau penggunaan produk eksfoliasi yang kuat justru berisiko menyebabkan kemerahan, peradangan, dan gangguan pada lapisan pelindung kulit.

Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Cosmetic Dermatology pada tahun 2024 menunjukkan bahwa perawatan wajah profesional yang dilakukan secara terukur dan disesuaikan dengan kondisi kulit dapat membantu meningkatkan hidrasi kulit, memperbaiki tekstur permukaan wajah, serta mendukung kesehatan skin barrier. Namun, penelitian tersebut juga menekankan pentingnya menghindari prosedur berlebihan yang dapat menyebabkan iritasi pada kulit sensitif.

Para ahli menegaskan bahwa facial bukanlah satu-satunya faktor yang menentukan kesehatan kulit. Kebiasaan membersihkan wajah dengan benar, menggunakan tabir surya setiap hari, menjaga pola makan seimbang, serta tidur yang cukup tetap menjadi fondasi utama dalam perawatan kulit jangka panjang.

Karena itu, facial tidak harus dilakukan terlalu sering apabila kondisi kulit sudah terawat dengan baik melalui rutinitas harian yang tepat. Konsultasi dengan dokter kulit atau terapis kecantikan yang kompeten dapat membantu menentukan frekuensi facial yang sesuai sehingga manfaatnya optimal tanpa menimbulkan risiko bagi kesehatan kulit.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....