Meriah, Bazar Waisak Lubuklinggau Libatkan Puluhan UMKM

  • 25 Mei 2026 21:00 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Lubuklinggau- Dalam merayakan Waisak 2026, enam aliran Buddhis di Kota Lubuklinggau menggelar kegiatan bazar. Kegiatan ini melibatkan puluhan UMKM yang berlangsung meriah dan menarik antusiasme pengujung.

Dengan mengusung tema “Dharma sebagai Sumber Moral dan Kebijaksanaan, Cinta Kasih Sumber Perdamaian Dunia, kegiatan dibuka Wakil Wali Kota Lubuklinggau, Rustam Effendi. Suasana hangat penuh kebersamaan mewarnai pembukaan Semarak Bazaar Waisak 2026 yang digelar di Kampung Kerukunan Kelenteng Wei Teng Bio, Jalan Riau, Kelurahan Taba Koji, Kecamatan Lubuklnggau Timur II, Jumat malam, 22 Mei 2026,

Berbagai stand kuliner, hiburan, kosmetik hingga furniture turut memeriahkan kegiatan yang digelar selama tiga hari, mulai 22 hingga 24 Mei 2026.Penampilan seni dan atraksi dari berbagai pengisi acara, termasuk Tim Bunga Teratai di bawah naungan Majelis Pandita Buddha Maitreya Indonesia (Mapanbumi), juga sukses mencuri perhatian pengunjung.

Ketua Panitia Semarak Bazaar Waisak 2026, Wandy mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari perayaan Hari Raya Waisak 2026/2570 BE yang diselenggarakan bersama enam aliran Buddhis di Kota Lubuklinggau. “Bazaar Waisak ini menjadi wadah kebersamaan sekaligus bentuk sukacita umat Buddha dalam merayakan Hari Raya Waisak,” ujar Wandy.

Wandy menjelaskan, lebih dari 50 stand ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. “Selain menghadirkan berbagai produk UMKM, bazaar juga menjadi sarana hiburan dan dukungan bagi pelaku usaha lokal agar semakin berkembang,” katanya

Sementara itu, dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Rustam Effendi menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan masyarakat yang telah menjaga semangat keukunan dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti Bazaar Waisak bukan hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antarumat beragama di Kota Lubuklinggau.

“Saya berharap melalui kegiatan ini, semangat gotong royong dan kebersamaan masyarakat terus terjaga. Perbedaan bukan penghalang untuk bersatu, melainkan kekuatan untuk membangun kota yang harmonis, aman, damai, dan sejahtera,” ungkapnya.

Wawako juga menegaskan Pemerintah Kota Lubuklinggau akan terus mendukung berbagai kegiatan keagamaan dan sosial yang membawa manfaat bagi masyarakat serta memperkuat nilai toleransi di tengah keberagaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....