Mengapa Film Biografi Michael Jackson 'Michael' Tayang April 2026? Ini Alasannya

  • 26 Apr 2026 18:16 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bengkulu - Film biografi yang paling dinanti tahun ini, Michael, akhirnya resmi menyapa penggemar di bioskop mulai akhir April 2026. Meski awalnya dijadwalkan rilis pada Oktober 2025, perjalanan menuju layar lebar ternyata penuh dengan drama di balik layar yang memaksa Lionsgate dan Universal Pictures menggeser jadwal penayangan.

Berikut adalah beberapa faktor utama yang menyebabkan penundaan tersebut:

1. Masalah Hukum dan Perombakan Naskah

Faktor paling signifikan adalah kendala hukum terkait penggambaran tuduhan pelecehan seksual terhadap Michael Jackson pada tahun 1993 oleh Jordan Chandler.

Awalnya, naskah karya John Logan menyertakan tuduhan tersebut sebagai bagian dari klimaks film. Namun, pihak keluarga Jackson menemukan adanya klausul dalam kesepakatan damai (settlement) tahun 1994 yang melarang penggambaran kejadian tersebut secara dramatis dalam film. Hal ini memaksa tim produksi melakukan perombakan besar-besaran pada babak ketiga film agar tidak melanggar hukum.

2. Reshoot (Syuting Ulang) yang Masif

Akibat perubahan narasi tersebut, sutradara Antoine Fuqua harus melakukan syuting ulang (reshoot) selama kurang lebih 22 hari.

  • Biaya Tambahan: Proses ini menelan biaya sekitar $10–$15 juta.
  • Perubahan Fokus: Film akhirnya diputuskan untuk lebih berfokus pada warisan musik dan perjalanan karier MJ hingga tahun 1984, daripada mengeksplorasi skandal hukum di masa tuanya.
3. Durasi Rekaman yang Melimpah

Graham King, sang produser, mengungkapkan bahwa mereka memiliki lebih dari 3,5 jam rekaman berkualitas tinggi, termasuk 90 menit rekaman konser yang luar biasa.

"Kami ingin memastikan setiap detail, mulai dari koreografi hingga emosi Jaafar Jackson, tersampaikan dengan sempurna tanpa terburu-buru," ujar pihak studio.

Bahkan muncul laporan bahwa film ini sempat dipertimbangkan untuk dibagi menjadi dua bagian guna mengakomodasi durasi yang panjang tersebut.

4. Strategi Tahun Fiskal

CEO Lionsgate, Jon Feltheimer, menyebutkan bahwa pemindahan jadwal ke April 2026 bertujuan untuk memperkuat performa finansial studio pada tahun fiskal 2027. Dengan antusiasme yang tinggi, film ini diharapkan menjadi blockbuster yang mampu meraup pendapatan di atas $700 juta secara global.

Tentang Film "Michael"

Film ini menampilkan Jaafar Jackson, keponakan asli sang King of Pop, yang mendapatkan pujian karena kemiripan suara dan gerakannya yang luar biasa. Didukung oleh jajaran aktor papan atas seperti Colman Domingo (Joe Jackson), Nia Long (Katherine Jackson), dan Miles Teller (John Branca), film ini diprediksi akan menjadi fenomena sinematik terbesar di tahun 2026.

"His story continues,"—demikian bunyi kalimat penutup dalam film, yang seolah memberi sinyal bahwa kemungkinan adanya sekuel di masa depan tetap terbuka lebar.

Film Michael diharapkan tidak hanya menjadi sebuah biografi, tetapi juga surat cinta bagi warisan musik dunia yang ditinggalkan oleh sang King of Pop.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....