Puasa Aman bagi Penderita GERD Maag

  • 25 Feb 2026 14:39 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Bulan Ramadan menjadi momen ibadah yang dinanti banyak umat Muslim, termasuk mereka yang memiliki gangguan pencernaan seperti GERD dan maag. Dengan pengelolaan yang tepat, puasa tetap dapat dijalani dengan aman tanpa memicu keluhan asam lambung.

Penderita GERD dan maag disarankan tidak melewatkan waktu sahur karena lambung yang kosong terlalu lama dapat meningkatkan produksi asam. Pilih menu sahur yang mengenyangkan lebih lama seperti nasi, oatmeal, atau roti gandum, serta protein rendah lemak.

Saat berbuka puasa, hindari langsung mengonsumsi makanan dalam porsi besar. Awali dengan air putih dan makanan ringan seperti kurma secukupnya, kemudian beri jeda sebelum menyantap makanan utama agar lambung beradaptasi.

Pemilihan makanan sangat berperan dalam mencegah gejala kambuh. Kurangi konsumsi makanan pedas, asam, berlemak, dan gorengan karena dapat memicu iritasi lambung dan refluks asam.

Selain makanan, pola minum juga perlu diperhatikan selama puasa. Minumlah air putih secara bertahap dari berbuka hingga sahur, serta hindari minuman berkafein dan bersoda yang dapat meningkatkan produksi asam lambung.

Penderita GERD dan maag juga dianjurkan tidak langsung berbaring setelah makan. Beri jeda minimal dua hingga tiga jam sebelum tidur atau rebahan agar proses pencernaan berjalan optimal.

Jika memiliki riwayat penyakit yang cukup berat, konsultasi dengan dokter sebelum berpuasa sangat dianjurkan. Dengan disiplin pola makan, istirahat cukup, dan pengelolaan stres, puasa dapat tetap menjadi ibadah yang nyaman dan menyehatkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....