Bangga: Marlina Jadi Perempuan Papua Pertama Raih Lisensi Airbus A320
- 20 Jul 2026 04:32 WIB
- Wamena
RRI.CO.ID, Wamena - Langit Indonesia kini memiliki cerita baru yang membanggakan. Marlina Chlara Sesa mencatatkan namanya dalam sejarah sebagai perempuan asli Papua pertama yang berhasil meraih lisensi Type Rating Airbus A320, sebuah sertifikasi yang menjadi syarat bagi pilot untuk menerbangkan salah satu pesawat komersial paling banyak digunakan di dunia. Pencapaian tersebut bukan hanya menjadi prestasi pribadi, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi generasi muda Papua yang bercita-cita menembus dunia penerbangan.
Perjalanan Marlina menuju kokpit Airbus A320 tidak diraih dalam waktu singkat. Perempuan asal Suku Teminabuan, Kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat Daya, ini menempuh pendidikan dasar hingga menengah di Jayapura sebelum merantau. Perempuan kelahiran Jayapura, 15 Desember 1995, ini menempuh pendidikan di SD YPPK Gembala Baik Abepura, kemudian melanjutkan ke SMP YPPK Santo Paulus Abepura, sebelum menyelesaikan pendidikan menengah di SMA Stella Duce 2 Yogyakarta. Setelah lulus pada 2014, ia sempat mengikuti seleksi pramugari Garuda Indonesia. Meski belum berhasil, pengalaman tersebut justru menguatkan tekadnya untuk mengejar cita-cita sebagai pilot profesional. (Sumber: www.metrotvnews.com)
Tekad itu membawanya melanjutkan pendidikan penerbangan di Asian Institute of Aviation di Filipina pada 2015. Di sana, Marlina berhasil meraih Private Pilot License (PPL) dan Commercial Pilot License/Instrument Rating (CPL/IR) sebagai bekal untuk berkarier di dunia aviasi. Setelah menambah pengalaman terbang, ia kembali ke Indonesia dan mengikuti pelatihan Type Rating Airbus A320 di Global Training Aviation (GTA), Tangerang. Seluruh rangkaian pelatihan dan uji kompetensi berhasil diselesaikan hingga Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menerbitkan sertifikasi resminya pada 26 Juni 2026.
Di dunia aviasi, Type Rating merupakan tahapan penting dalam karier seorang pilot. Sertifikasi ini membuktikan bahwa seorang pilot telah memiliki kemampuan untuk mengoperasikan tipe pesawat tertentu sesuai standar keselamatan penerbangan. Airbus A320 sendiri merupakan salah satu pesawat berbadan sempit yang paling banyak dioperasikan maskapai penerbangan di Indonesia maupun dunia, sehingga lisensi tersebut menjadi modal penting bagi seorang pilot untuk berkarier di penerbangan komersial.
Keberhasilan Marlina juga menjadi simbol bahwa kesempatan untuk meraih profesi di sektor teknologi dan transportasi udara semakin terbuka bagi putra-putri daerah. Di tengah meningkatnya kebutuhan industri penerbangan terhadap pilot berkualitas, pencapaiannya menunjukkan bahwa talenta dari Papua mampu bersaing dan memenuhi standar profesi yang diakui secara internasional. Perjalanan Marlina turut mendapat dukungan hibah pendidikan dari Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya melalui program Otonomi Khusus yang membantunya mengikuti pelatihan Type Rating Airbus A320.
Lebih dari sekadar meraih lisensi, kisah Marlina menghadirkan inspirasi bahwa mimpi dapat dicapai melalui ketekunan, pendidikan, dan keberanian untuk terus melangkah. Bagi banyak anak muda Papua, terutama perempuan, pencapaiannya menjadi bukti bahwa tidak ada batas bagi mereka untuk menggapai profesi yang selama ini dianggap sulit dijangkau.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....