Terdapat Dua Metode Penentuan Hilal, Berikut Penjelasannya

  • 16 Mar 2026 11:08 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID. Gunungsitoli - Penentuan hilal bulan adalah salah satu aktivitas penting yang dilakukan lembaga hisab untuk menentukan kapan ummat muslim terakhir melakukan puasa dan merayakan Idul Fitri. Metode penentuan hilal yang biasa dilakukan ada dua macam yakni metode hisab dan rukyat.

Rukyat

Metode pandangan mata. Secara bahasa rukyat berasal dari bahasa arab ra'a yaitu melihat dengan mata dan mengamati. Umumnya rukyat dilakukan dengan mata kepala, sedangkan dalam istilah astronomi rukyat disebut observasi. Secara istilah rukyat dalam penentuan awal bulan Hijriyah adalah melihat hilal dengan mata telanjang atau dengan menggunakan alat yang dilakukan setiap akhir bulan atau tanggal 29 bulan Qamariyah pada saat matahari terbenam.

Hisab

Metode perhitungan matematik astronomi yang biasanya dilakukan. Secara bahasa hisab berasal dari bahasa arab al hisab yang artinya bilangan atau hitungan. Secara istilah hisab dalam penentuan awal bulan Qamariyah yaitu suatu metode penentuan awal bulan Qamariyah yang didasarkan dengan perhitungan benda-benda langit yaitu Bumi, bulan dan matahari. Hal ini sebagaimana yang dilansir di laman Wikipedia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....