Bupati Bistamam Minta UMKM Rohil Jangan Tertinggal di Era Digital

  • 19 Jul 2026 21:10 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Bagansiapiapi – Bupati Rokan Hilir Bistamam mengingatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar tidak tertinggal di era digital dengan menguasai pengelolaan keuangan digital, inovasi produk, dan pemasaran berbasis teknologi. Pesan itu disampaikannya saat membuka Workshop Laporan Keuangan Digital, Desain Kemasan, dan Peningkatan Kualitas Produksi UMKM di Aula IWAPI Rokan Hilir, Bagansiapiapi, Minggu 19 Juli 2026.

Workshop yang mengangkat tema "Menguatkan Sinergi, Mendorong Inovasi, Mewujudkan UMKM Rokan Hilir yang Tangguh dan Berdaya Saing" merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir, Dewan Pimpinan Cabang Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (DPC IWAPI) Rokan Hilir, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), dan Politeknik Negeri Bengkalis. Sinergi lintas sektor tersebut diarahkan untuk memperkuat ekosistem pemberdayaan UMKM melalui peningkatan kompetensi, inovasi produk, serta penguatan tata kelola usaha yang berorientasi pada keberlanjutan.

Direktur Politeknik Negeri Bengkalis, Johny Custer, menegaskan penyelenggaraan workshop tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam memperkuat peran UMKM sebagai salah satu pilar utama penggerak perekonomian daerah. Menurutnya, penguatan kapasitas pelaku usaha tidak lagi terbatas pada peningkatan kualitas produk semata, melainkan juga mencakup kemampuan mengelola bisnis secara profesional melalui penerapan sistem keuangan digital, pengembangan identitas produk melalui desain kemasan yang kompetitif, serta penerapan standar mutu yang mampu menjawab tuntutan pasar.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir atas dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut, sekaligus mengapresiasi kontribusi PT Pertamina Hulu Rokan yang secara konsisten mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui berbagai program pengembangan UMKM.

"Politeknik Negeri Bengkalis memiliki tanggung jawab menghadirkan ilmu pengetahuan, teknologi tepat guna, dan keahlian praktis yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat, termasuk mendampingi UMKM agar berkembang secara berkelanjutan," ujarnya.

Komitmen serupa disampaikan Manager Field Operation North Pertamina Hulu Rokan, Azumar Ridwan. Ia menegaskan perusahaan tidak hanya berperan dalam menjaga ketahanan energi nasional, tetapi juga berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan berbasis kebutuhan lokal.

Menurut Azumar, sepanjang tahun 2026 PT Pertamina Hulu Rokan telah melaksanakan 11 program Community Involvement and Development (CID) yang menjangkau 39 desa di sembilan kecamatan di Kabupaten Rokan Hilir dengan sekitar 800 penerima manfaat langsung. Jumlah tersebut meningkat sekitar 75 persen dibandingkan tahun sebelumnya, mencerminkan semakin luasnya cakupan program pemberdayaan yang dijalankan perusahaan.

Program-program tersebut meliputi penguatan ekonomi masyarakat, pengembangan UMKM, pelatihan keterampilan, pembangunan infrastruktur, pemberdayaan sektor perikanan, pemberian beasiswa pendidikan, hingga pelatihan sertifikasi tenaga kerja. Selain itu, PHR juga telah membentuk 16 kelompok usaha baru dan menyelenggarakan 66 kegiatan peningkatan kapasitas masyarakat yang diselaraskan dengan arah pembangunan daerah sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Rokan Hilir.

Sementara itu, Ketua DPC IWAPI Rokan Hilir sekaligus Anggota DPR RI, Dr. Karmila Sari, menekankan bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian nasional yang memiliki kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja. Oleh karena itu, peningkatan kualitas produk, penguatan tata kelola keuangan, transformasi digital, serta inovasi kemasan menjadi agenda strategis yang harus terus didorong secara berkelanjutan.

Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi dalam mengembangkan ekonomi sirkular melalui pemanfaatan limbah plastik menjadi produk bernilai tambah, seperti conblock berbahan plastik daur ulang. Menurutnya, inovasi tersebut tidak hanya berpotensi menciptakan peluang usaha baru, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap pelestarian lingkungan.

Selain itu, IWAPI terus memperluas ruang promosi bagi pelaku UMKM melalui berbagai kegiatan, termasuk pelaksanaan Car Free Day, sebagai upaya meningkatkan akses pemasaran dan memperluas peluang transaksi produk lokal. Karmila berharap seluruh peserta memanfaatkan workshop tersebut sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan kapasitas usaha sehingga mampu menembus pasar yang lebih kompetitif.

Dalam arahannya, Bupati Rokan Hilir Bistamam menyampaikan apresiasi kepada DPC IWAPI Rokan Hilir, PT Pertamina Hulu Rokan, dan Politeknik Negeri Bengkalis atas kolaborasi yang dibangun dalam mendukung penguatan sektor UMKM. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, dunia usaha, organisasi masyarakat, dan perguruan tinggi merupakan implementasi konkret pendekatan Triple Helix yang menjadi fondasi penting dalam mendorong pembangunan ekonomi daerah berbasis inovasi.

"Kegiatan hari ini merupakan bentuk sinergi nyata antara IWAPI, Pemerintah Daerah, PT Pertamina Hulu Rokan, serta Politeknik Negeri Bengkalis untuk memaksimalkan pendampingan dan pembinaan agar UMKM Kabupaten Rokan Hilir mampu menjadi pelaku usaha yang tangguh dan berdaya saing," ujar Bistamam.

Bupati menegaskan bahwa dinamika perkembangan dunia usaha saat ini menuntut pelaku UMKM untuk bertransformasi secara menyeluruh, mulai dari pengelolaan keuangan berbasis digital, pengembangan inovasi produk, peningkatan standar kemasan, hingga optimalisasi pemasaran melalui pemanfaatan teknologi informasi. Transformasi tersebut dinilai menjadi prasyarat utama bagi UMKM untuk meningkatkan daya saing di tengah kompetisi pasar yang semakin terbuka.

"Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir akan terus mendukung dan membuka ruang seluas-luasnya bagi program-program yang meningkatkan kapasitas pelaku usaha lokal. Saya mengajak seluruh peserta memanfaatkan workshop ini untuk menyerap ilmu sebanyak-banyaknya agar UMKM Rokan Hilir mampu naik kelas dan bersaing di pasar yang lebih luas," tegasnya.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Bistamam secara resmi membuka Workshop Laporan Keuangan Digital, Desain Kemasan, dan Peningkatan Kualitas Produksi UMKM Kabupaten Rokan Hilir Tahun 2026.

Melalui penyelenggaraan workshop tersebut, Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir berharap tercipta akselerasi peningkatan kualitas sumber daya manusia pelaku UMKM, penguatan daya saing produk lokal, perluasan akses pasar, serta tumbuhnya ekosistem kewirausahaan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Sinergi berkelanjutan antara pemerintah, dunia usaha, organisasi masyarakat, dan perguruan tinggi diharapkan mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....