BRI Life Perkuat UMKM Sleman, Singkong Naik Kelas Jadi Produk Bernilai Tinggi
- 09 Jul 2026 00:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- PT Asuransi BRI Life (BRI Life) memperkuat pemberdayaan pelaku UMKM di Kalurahan Gayamharjo, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, melalui Program Corporate Social Responsibility (CSR) Tahap II.
- Melalui program CSR ini, BRI Life menegaskan komitmennya untuk terus mendorong lahirnya UMKM yang lebih tangguh dan berkelanjutan.
- Program tersebut meningkatkan kemampuan anggota dalam mengelola usaha dan memanfaatkan teknologi digital.
RRI.CO.ID, Sleman - PT Asuransi BRI Life (BRI Life) memperkuat pemberdayaan pelaku UMKM di Kalurahan Gayamharjo, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, melalui Program Corporate Social Responsibility (CSR) Tahap II. Program yang berlangsung selama Maret hingga Mei 2026 ini difokuskan pada pengembangan usaha berbasis komoditas singkong.
Program tersebut dijalankan bersama BRI Research Institute (BRIRINS Institute) melalui pendampingan yang mencakup peningkatan kapasitas usaha, inovasi produk, literasi keuangan, hingga perluasan akses pasar. BRI Life juga memberikan dukungan berupa sarana produksi untuk meningkatkan produktivitas UMKM.
Head of Corporate Secretary Division BRI Life, Ade Nasution, mengatakan keberhasilan program CSR tidak hanya diukur dari besarnya bantuan yang diberikan. Menurutnya, pendampingan yang terstruktur akan melahirkan UMKM yang mandiri, adaptif, dan memiliki daya saing.
"Program ini kami harapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan melalui penguatan kapasitas usaha," ujar Ade. Ia menegaskan BRI Life berkomitmen menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi.
Selama program berlangsung, BRI Life bersama BRIRINS Institute mendampingi Kelompok UMKM Monalisa dalam pengembangan produksi, administrasi, hingga strategi pemasaran. Pendampingan tersebut menghasilkan inovasi produk Pie Susu Kambing Mocaf berbahan tepung mocaf dari singkong dan susu kambing lokal.
Perusahaan juga mendukung modernisasi proses produksi dengan menyediakan oven bertingkat, meja kerja stainless steel, dan perangkat digital untuk pencatatan usaha. Sebanyak 30 anggota UMKM Monalisa turut memperoleh perlindungan Asuransi Mikro Kecelakaan, Kesehatan, dan Meninggal Dunia (AMKKM) serta edukasi literasi keuangan.
Untuk menjaga kualitas bahan baku, program ini melibatkan pakar pertanian dari Universitas Gadjah Mada (UGM). Pendampingan difokuskan pada pengendalian hama dan penyakit tanaman singkong.
Koordinator Rumah Produksi dan Pemasaran UMKM Monalisa, Mantik Bimo Nugroho, menyebut program tersebut meningkatkan kemampuan anggota dalam mengelola usaha dan memanfaatkan teknologi digital. Menurutnya, pemasaran produk olahan mocaf kini juga semakin berkembang.
Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman, Aris Herbandang, mengapresiasi konsistensi BRI Life dalam mendampingi UMKM. Ia menilai program ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan daya saing UMKM berbasis potensi lokal.
Melalui program CSR ini, BRI Life menegaskan komitmennya untuk terus mendorong lahirnya UMKM yang lebih tangguh dan berkelanjutan. Perusahaan berharap pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal dapat memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....