CAF Hadirkan Kopi Sepeda Keliling Berkonsep Estetik dan Kekinian

  • 18 Mei 2026 09:15 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Konsep kopi sepeda keliling dengan kemasan estetik dan harga terjangkau membuat CAF Palembang menarik perhatian masyarakat. Usaha milik Jesica Joana itu kini semakin dikenal kalangan anak muda di Palembang.

Perempuan yang akrab disapa Jeje tersebut mengatakan ide usaha muncul setelah melihat tren kopi keliling berkembang di berbagai daerah. Ia kemudian merancang konsep berbeda agar mudah dikenali pelanggan.

Jeje mendesain sendiri gerobak, kemasan, hingga identitas merek CAF. Nama CAF dipilih karena terinspirasi dari kata caffeine dan konsep kopi ala café modern.

“Aku pengin kopi yang beda dan punya ciri khas sendiri, jadi orang langsung kenal sama CAF,” ujarnya dalam program Teras UMKM-Lokak Kito Pro 4 RRI Palembang, Sabtu, 16 Mei 2026.

Menurut Jeje, tampilan kemasan estetik menjadi strategi penting untuk menarik perhatian anak muda. Ia menilai kopi kini telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat perkotaan.

CAF mulai beroperasi sejak Mei 2025 dan kini memiliki enam rider sepeda keliling. Lokasi penjualan tersebar di sejumlah titik strategis seperti Basuki Rahmat, Rajawali, hingga kawasan Jakabaring.

Jeje menjelaskan sebagian besar pelanggan menyukai varian kopi creamy berbahan arabika premium. Ia sengaja menggunakan biji arabika untuk menghadirkan rasa berbeda dibanding usaha kopi lainnya.

“Aku tidak suka meniru usaha orang lain, harus ada pembeda,” katanya. Salah satu menu andalan CAF ialah buttercream latte yang menjadi ciri khas utama usaha tersebut.

Selain kopi, CAF juga menyediakan minuman nonkopi seperti matcha dan cokelat. Harga minuman dijual mulai Rp10 ribu hingga Rp12 ribu, sedangkan kemasan literan dibanderol Rp65 ribu sampai Rp85 ribu.

CAF turut melayani pemesanan untuk acara kantor, ulang tahun, hingga pernikahan. Pemesanan masih dilakukan secara langsung melalui admin karena belum tersedia di aplikasi daring.

Jeje mengaku perjalanan bisnisnya tidak selalu berjalan mulus. Pada hari pertama berjualan, sepeda CAF sempat diamankan petugas Satpol PP karena dianggap mengganggu ketertiban jalan.

Namun kejadian tersebut justru membuat CAF viral di media sosial dan semakin dikenal masyarakat. Sejak saat itu, pelanggan mulai berdatangan dan usaha kopi sepeda tersebut berkembang lebih cepat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....