Kemendag Fasilitasi UMKM Perempuan Tembus Pasar Ritel Inggris
- 03 Feb 2026 14:42 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Birmingham - Kementerian Perdagangan (Kemendag) memfasilitasi sembilan jenama UMKM perempuan pada ajang Spring Fair 2026. Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Fajarini Puntodewi menilai pameran internasional ini merupakan langkah strategis guna menembus jaringan ritel besar di wilayah Inggris.
Sembilan perusahaan milik perempuan Indonesia tersebut menampilkan beragam produk fesyen, aksesori, hingga dekorasi rumah berkualitas tinggi. Partisipasi ini bertujuan meningkatkan daya saing global pelaku usaha mikro nasional agar mampu memenuhi standar pasar Eropa.
“Partisipasi di Spring Fair 2026 membuka peluang kemitraan bisnis jangka panjang, khususnya untuk membidik pasar ritel di Inggris dan Eropa. Keikutsertaan ini membuka peluang transaksi dagang, memperkuat kapasitas UMKM perempuan memenuhi standar pasar internasional,” ujar Puntodewi di Birmingham, Selasa, 3 Februari 2026.
Puntodewi menekankan bahwa sektor UMKM yang dikelola perempuan menyumbang lebih dari 70 persen struktur ekonomi kreatif. Pemerintah berharap keikutsertaan pada ajang luar negeri ini dapat memperkuat kontribusi ekspor nasional secara lebih inklusif.
“Kami berharap partisipasi Indonesia pada lebih banyak pameran internasional dapat memperkuat kontribusi ekspor UMKM. Langkah ini juga diharapkan meningkatkan peran UMKM perempuan sebagai motor penggerak perdagangan inklusif,” kata Puntodewi.
Duta Besar RI untuk Inggris, Irlandia, dan International Maritime Organization, Desra Percaya menegaskan pentingnya kolaborasi lintas pemangku kepentingan untuk mendukung akses global. Desra meyakini sinergi antara pemerintah serta lembaga internasional akan mempercepat pertumbuhan pelaku usaha perempuan di mancanegara.
“Sinergi pemerintah, lembaga internasional, dan mitra strategis memastikan UMKM perempuan Indonesia memiliki akses yang lebih luas. Akses tersebut memungkinkan UMKM perempuan tumbuh dan bersaing di pasar global,” ujar Desra.
Kehadiran Indonesia pada pameran ini merupakan hasil kerja sama erat antara Kemendag dengan Kedutaan Besar RI London, International Trade Centre (ITC) melalui program SheTrades, serta didukung mitra-mitra strategis nasional. Langkah bersama tersebut memastikan produk kreatif tanah air mendapatkan tempat terhormat dalam pusat transaksi ritel dunia.
Spring Fair 2026 merupakan pameran dagang ritel terbesar di Inggris yang menarik kehadiran 38.000 pembeli potensial. Ribuan pemasok dari berbagai negara berkumpul guna menjalin kontrak bisnis baru dengan jaringan ritel independen maupun besar.
Pemilik Arifahstudio Syarifah merasa sangat bersyukur dapat bergabung dalam delegasi Paviliun Indonesia pada pameran bergengsi tersebut. Ia menilai ajang ini memberikan peluang sangat luas bagi pengusaha lokal untuk memperluas jangkauan jaringan pasar.
Pelaku usaha kini mulai menjajaki kerja sama dengan sejumlah mitra potensial yang tertarik pada nilai keberlanjutan produk. Desain inovatif khas nusantara menjadi daya tarik utama bagi para pengunjung mancanegara selama pameran berlangsung di Birmingham.
Data perdagangan Indonesia dan Inggris menunjukkan nilai total transaksi mencapai angka USD 2,41 miliar sepanjang tahun lalu. Surplus perdagangan masih dinikmati Indonesia dengan nilai ekspor mencapai USD 1,43 miliar pada periode Januari hingga November.
Pemerintah terus berupaya menjaga tren positif perdagangan bilateral melalui promosi produk bernilai tambah tinggi di pasar global. Kualitas produk besi, alas kaki, serta produk kayu tetap menjadi komoditas unggulan Indonesia untuk pasar Inggris.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....