Usaha Kuliner Dibuka, Lokasi Strategis Jadi Syarat Utama
- 27 Jan 2026 20:21 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Wahyu Nugroho membuka peluang kemitraan bisnis kuliner bagi masyarakat. Pernyataan ini disampaikan saat siaran Teras UMKM-Lokak Kito di Pro 4 RRI Palembang, Senin 19 Januari 2026.
Pemilik Pecel Lele dan Seafood Mamat serta Bakoel Djono ini mencari mitra yang memiliki visi sejalan. Ia menyebut sistem kemitraan ini lebih fleksibel dibandingkan waralaba konvensional.
“Kita bisa berkembang bareng melalui sistem kemitraan ini,” ujarnya. Ia menekankan pentingnya bisnis sebagai bekal masa pensiun yang produktif.
Wahyu menawarkan transparansi penuh dalam laporan keuangan usaha. Mitra akan menerima laporan rutin dan memegang kendali sebagai investor aktif.
“Mitra itu adalah investor yang mendapatkan laporan rutin,” tuturnya. Ia menyebut sistem ini cocok untuk ASN maupun pensiunan yang ingin memulai usaha.
Modal awal kemitraan ditaksir sekitar Rp300 juta untuk membuka cabang baru. Namun, biaya bisa lebih ringan jika mitra memiliki properti sendiri seperti tanah atau ruko.
Wahyu menjamin resep dan kualitas tetap dikelola oleh pusat. Ia memastikan identitas brand tetap kuat dan tidak berubah di tangan mitra.
Syarat utama menjadi mitra adalah transparansi dan lokasi usaha yang strategis. Ia membuka kesempatan seluas-luasnya bagi siapa pun yang serius memulai bisnis kuliner.
Ia optimis konsep usaha yang mengandalkan rahang tuna bakar dan sate bebek akan terus diminati pasar. Sistem ini juga menjadi solusi bagi yang belum memiliki konsep usaha matang.
“Dengan sistem yang konsisten, usaha ini bisa terus berjalan dan berkembang,” katanya. Ia berharap kemitraan ini mendorong pertumbuhan UMKM lokal secara berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....