Komisi IX DPR Jelaskan Alasan Rapat Anggaran BGN Diselenggarakan Tertutup

  • 16 Jun 2026 06:58 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Komisi IX DPR RI menjelaskan rapat pembahasan anggaran BGN 2027 digelar tertutup untuk menghindari mispersepsi publik karena angka yang dibahas masih berupa rancangan awal.

RRI.CO.ID, Jakarta – Komisi IX DPR menyampaikan alasan mengapa rapat pembahasan rancangan anggaran Badan Gizi Nasional (BGN) 2027 digelar secara tertutup. Wakil Ketua Komisi IX DPR, Charles Honoris, mengatakan hal dilakukan agar tidak menimbulkan mispersepsi di kalangan masyarakat.

Politisi PDI Perjuangan itu menambahkan anggaran yang dibahas pada rapat belum tentu digunakan oleh BGN. Ini karena pagu indikatif yang disampaikan masih merupakan rancangan yang disusun oleh pimpinan lembaga itu sebelumnya.

“Yang akan ditampilkan bukanlah anggaran yang akurat,” ujarnya, Senin 15 Juni 2026. “Sehingga mungkin lebih baik disampaikan secara tidak terbuka daripada akhirnya menimbulkan berbagai mispersepsi.”

Charles menambahkan pimpinan baru BGN masih membutuhkan waktu untuk menyusun ulang program yang akan dijalankan pada 2027. Baik yang mencakup penyesuaian program maupun jumlah penerima manfaatnya.

Menurut dia, pagu indikatif yang dibahas dalam rapat bukan anggaran final yang akan digunakan BGN. Karena itu, angka yang tersedia saat ini masih berpotensi mengalami perubahan.

“Saya harus kasih disclaimer anggaran ini bukan anggaran yang akan disetujui,” ujarnya. “Ini juga bukan anggaran yang akan digunakan karena disusun oleh pimpinan BGN yang lama.

Charles mengatakan BGN telah menyampaikan pagu indikatif tahun anggaran 2027 yang ditetapkan senilai Rp270 triliun. Namun, angka tersebut dipastikan masih akan mengalami penyesuaian.

Menurut dia, pimpinan baru BGN berencana melakukan efisiensi secara besar-besaran, baik dari sisi anggaran maupun jumlah penerima manfaat. Meskipun demikian, besaran anggaran baru saat ini masih dalam proses perhitungan.

“Teman-teman BGN memastikan pada 2027 anggarannya pasti akan berkurang jauh,” ucapnya. “Berapa jumlahnya kami juga belum tahu, dan mereka juga belum bisa memastikan karena proses menghitung masih dilakukan.”

Charles menambahkan Komisi IX tetap menggelar rapat karena siklus pembahasan anggaran sedang berjalan dan tidak dapat ditunda. Sementara itu, BGN diminta segera menyelesaikan penyesuaian sesuai kebutuhan program 2027.

“Sambil prosesnya berjalan, kami meminta teman-teman BGN segera memperbaiki sesuai kebutuhan pada tahun depan,” ucapnya. Selain anggaran, rapat juga menyinggung nasib Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan ditangguhkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....