Tahun Ajaran Baru dan Idul Adha Picu Ramainya Penjualan Emas di Lhokseumawe

  • 25 Mei 2026 09:09 WIB
  •  Lhokseumawe

RRI.CO.ID Lhokseumawe — Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, aktivitas jual beli emas di sejumlah toko emas kawasan Kota Lhokseumawe mulai ramai didatangi warga. Kondisi harga emas saat ini disebut mengalami sedikit penurunan dibanding beberapa pekan sebelumnya.

Pedagang emas mengatakan harga beli emas murni Rp7.299.000 per mayam. Untuk mas oondon saat ini berada di kisaran Rp6.799.000 per mayam. Harga tersebut membuat sebagian masyarakat memilih menjual emas dibanding membeli, terutama untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga menjelang tahun ajaran baru sekolah.

Menurut pedagang, kebutuhan pendidikan menjadi salah satu faktor meningkatnya penjualan emas oleh masyarakat. Banyak warga datang untuk menjual perhiasan guna membayar uang masuk sekolah, membeli seragam, perlengkapan belajar, hingga kebutuhan anak lainnya. Kondisi ini disebut hampir selalu terjadi setiap menjelang masuk sekolah dan hari besar keagamaan.

Meski aktivitas penjualan lebih dominan, masih ada sebagian warga yang memanfaatkan harga emas yang menurun untuk membeli sebagai investasi jangka panjang. Beberapa pembeli menilai emas tetap menjadi pilihan aman untuk disimpan karena mudah dijual kembali saat kebutuhan mendesak muncul.

Suasana toko emas di Lhokseumawe pun terlihat lebih ramai dibanding hari biasa. Selain dipengaruhi momentum Idul Adha, perputaran ekonomi masyarakat menjelang tahun ajaran baru juga ikut memengaruhi aktivitas jual beli emas di daerah tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....