Pemkab Lebak Bangun UPTD Perikanan Dorong Produksi Ikan Lokal
- 18 Jul 2026 07:03 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Lebak - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak membangun Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perikanan Budidaya Air Tawar dan Payau (PBATP) Cipanas sebagai upaya meningkatkan produksi ikan tawar melalui pengembangan pembenihan. Pembangunan UPTD tersebut menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah untuk memperkuat sektor perikanan budidaya sekaligus memenuhi kebutuhan konsumsi ikan masyarakat.
Kepala Bidang Pengelolaan Perikanan Budidaya Dinas Perikanan Kabupaten Lebak, Deni Iskandar, mengatakan pembangunan UPTD PBATP Cipanas dilakukan dengan anggaran sebesar Rp400 juta. Fasilitas tersebut meliputi pembangunan kolam pembenihan dan kantor operasional UPTD.
"Pemerintah daerah berkomitmen meningkatkan produksi ikan tawar melalui pengembangan pembenihan. Karena itu kami merealisasikan pembangunan kolam dan kantor UPTD PBATP Cipanas dengan anggaran Rp400 juta," kata Deni Iskandar, di Lebak, Jum'at, 17 Juli 2026.
Ia menjelaskan, UPTD PBATP Cipanas akan difokuskan untuk menghasilkan benih ikan lele dan nila yang berkualitas. Benih unggul tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pembudidaya ikan di Kabupaten Lebak.
Peningkatan produksi ikan juga diharapkan mendukung Program Gemar Makan Ikan (Gemari). Produksi ikan lokal juga akan menopang kebutuhan protein hewani dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Deni mengatakan, kebutuhan Angka Konsumsi Ikan (AKI) masyarakat Kabupaten Lebak yang berpenduduk sekitar 1,4 juta jiwa mencapai rata-rata 47,6 kilogram per kapita setiap tahun. Dengan jumlah penduduk tersebut, kebutuhan ikan di Kabupaten Lebak diperkirakan mencapai sekitar 69 ribu ton per tahun.
Produksi ikan tawar pada 2025 baru mencapai sekitar 4.000 ton. Sedangkan produksi perikanan tangkap tercatat sekitar 7.000 ton. Kondisi tersebut membuat kebutuhan konsumsi ikan masyarakat masih harus dipenuhi dari daerah lain.
"Kami menargetkan dalam tiga tahun ke depan kebutuhan ikan masyarakat dapat dipasok oleh pembudidaya ikan lokal sehingga ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah semakin berkurang," ujarnya.
Ia optimistis pembangunan UPTD PBATP Cipanas akan menjadi pusat pengembangan benih ikan yang mampu mendukung peningkatan produksi perikanan budidaya di Kabupaten Lebak. Pembudidaya ikan asal Kecamatan Maja, Katma , mengaku usaha pembesaran ikan tawar masih memiliki prospek yang menjanjikan.
Permintaan pasar terhadap ikan lele terus meningkat, bahkan hasil produksinya dipasarkan hingga ke wilayah Serang. "Permintaan pasar cukup tinggi. Saat ini kami mampu memproduksi sekitar satu ton ikan lele Sangkuriang setiap bulan dari 10 kolam yang kami kelola," kata Katma.
Ia berharap pemerintah terus memberikan dukungan melalui penyediaan benih unggul dan pendampingan kepada para pembudidaya ikan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....