Manfaatkan Jamur Hutan Jadi Omzet Tambahan
- 17 Jul 2026 12:08 WIB
- Aceh Singkil
RRI.CO.ID, Aceh Singkil– Seorang warga Desa Rimou, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil memanfaatkan jamur hutan sebagai omzet tambahan. Beragam jenis jamur liar yang dijual antara lain jamur kuping, jamur tiram, jamur kancing, dan jamur bulan. Jamur-jamur ini umumnya ditemukan di hutan dan dapat menjadi tambahan lezat serta bergizi dalam menu makanan sehari-hari.
Kartini, Ibu rumah tangga saat diwawancarai RRI melalui sambungan selulernya menyampaikan awal mula memulai bisnis sampingan menjual jamur hutan tersebut. Awalnya ia menemani suami yang bekerja sebagai Buruh Harian Lepas di salah satu perkebunan di Kabupaten Aceh Singkil.
"Saya lihat banyak jamur tumbuh di bawah tumpukan pelepah sawit. Dari situ saya terpikir untuk mengutip jamur-jamur tersebut dan menjualnya melalui media sosial. Ternyata banyak peminatnya,"Ujar Kartini Kepada RRI, Jumat 17 Juli 2026.
Lebih lanjut ia mengatakan, harga jamur yang dijualnya bervariasi tergantung jenisnya, untuk pendapatannya perhari mencapai Rp 100 ribu hingga Rp 200 ribu.
"Untuk harganya tidak mahal, mulai dari Rp10 ribu per kilo sampai Rp20 ribu per kilo tergantung jenis jamurnya kalau jamur tiram Rp 20 ribu perkilogram, kalau harian saya dalam satu hari ada sekitar 10 kg atau Rp 100 ribu hingga Rp 200 ribu ," tambahnya.
Di samping itu, Kartini juga menambahkan kendala yang dihadapi dalam usaha ini adalah ketersediaan jamur yang dipengaruhi musim.
"Ya kalau kendala cuma di musim kemarau saja. Susah mencari jamur hutan ini. Tapi kalau musim hujan banyak jenis jamur yang tumbuh berserakan di hutan," jelas nya.
Dengan banyaknya permintaan dari konsumen, Kartini berharap usaha kecil ini bisa terus berkembang. Ia juga berharap warga lain bisa ikut memanfaatkan potensi jamur hutan sebagai peluang usaha tambahan untuk meningkatkan ekonomi keluarga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....