Resmikan IBT Expo 2026, AHY Dorong Inovasi untuk Perkuat Industri Konstruksi
- 08 Jul 2026 16:35 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- IndoBuildTech Expo Part 1 2026 resmi dibuka Oleg Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di ICE BSD City, Tangerang, Rabu, 8 Juli 2026, dan berlangsung hingga 12 Juli 2026.
- Pameran diikuti lebih dari 550 peserta dari 11 negara, menampilkan inovasi material bangunan, teknologi konstruksi, arsitektur, desain interior, dan solusi pembangunan berkelanjutan.
- IndoBuildTech Expo 2026 diharapkan memperkuat ekosistem industri konstruksi nasional, memperluas peluang investasi, serta mempercepat adopsi inovasi dan teknologi di sektor bangunan.
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), resmi membuka IndoBuildTech (IBT) Expo Part 1 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Rabu, 8 Juli 2026. Pameran yang berlangsung hingga 12 Juli tersebut diikuti lebih dari 550 perusahaan dari 11 negara dan menampilkan beragam inovasi di sektor bahan bangunan, arsitektur, desain interior, serta teknologi konstruksi.
Dalam sambutannya, AHY mengatakan IndoBuildTech Expo menjadi wadah yang mempertemukan pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan para profesional untuk memperkuat kolaborasi dalam pembangunan nasional.
"IndoBuildTech Expo menjadi ruang yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk berbagi inovasi dan solusi. Kemajuan infrastruktur tidak hanya diukur dari banyaknya pembangunan, tetapi juga dari kualitas, keberlanjutan, dan nilai tambah yang dihasilkan bagi masyarakat," kata AHY.
Direktur PT Debindo International Trade and Exhibition, Rafidi Iqra Muhammad, menjelakan IndoBuildTech Expo telah berkembang menjadi lebih dari sekadar pameran produk.
"IndoBuildTech merupakan ruang bertemunya ide, inovasi, dan kolaborasi yang menghubungkan berbagai pemangku kepentingan dalam membangun masa depan industri bangunan Indonesia," ujar Rafidi.
Menurut dia, penyelenggaraan tahun ini menghadirkan perusahaan nasional maupun internasional yang menawarkan berbagai solusi untuk pembangunan hunian, gedung komersial, hingga proyek konstruksi berskala besar. Beberapa merek yang berpartisipasi antara lain TACO, DEKKSON, KOHLER, RB SHERA, IN-LITE, TOSTEM, PALOMA, HELLENOZ, serta ratusan peserta lainnya.
Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Provinsi Banten, Ar. Shri Chandra Satryotomo, menilai pameran tersebut juga menjadi ruang bagi para arsitek untuk mengeksplorasi perkembangan material dan teknologi bangunan.
"Arsitektur tidak hanya berbicara mengenai bentuk bangunan, tetapi juga bagaimana ruang mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup. Melalui National Architecture Installation Festival (NAIFEST), kreativitas arsitektur dapat dipadukan dengan inovasi material dan teknologi," ujarnya.
Selain menampilkan produk dan teknologi terbaru, IndoBuildTech Expo Part 1 2026 juga menghadirkan berbagai kegiatan pendukung, seperti seminar, diskusi, peluncuran produk, hingga forum strategis yang melibatkan pemerintah, asosiasi profesi, akademisi, dan pelaku industri.
Beberapa agenda yang digelar antara lain Rapat Koordinasi Pimpinan Nasional (Rakorpimnas) INKINDO, Urban Forum Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Kawasan Permukiman, ASEAN Seminar & Archinesia MasterTalk, rangkaian kegiatan AP3I, serta Musyawarah Nasional INTAKINDO.
Penyelenggara juga menghadirkan program IndoBuildTech Nation Tour, Archilab, Inception, NAIFEST, IndoBuildTech Awards, dan IndoBuildTech Architecture Prize 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendorong inovasi, peningkatan kompetensi, serta kolaborasi di sektor konstruksi dan arsitektur
Melalui penyelenggaraan ini, IndoBuildTech Expo diharapkan dapat memperkuat ekosistem industri bangunan nasional dan memperluas peluang investasi. Sekaligus, mempercepat adopsi teknologi yang mendukung pembangunan infrastruktur Indonesia
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....