Update Emas: Harga Jual Turun Rp43.000 Per Gram

  • 13 Feb 2026 08:39 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mencatatkan penurunan yang sangat tajam pada perdagangan hari Jumat, 13 Februari 2026. Berdasarkan informasi resmi dari laman Logam Mulia, harga dasar emas untuk ukuran satu gram kini berada di level Rp2.904.000.

Angka tersebut menunjukkan penurunan sebesar Rp43.000 dibandingkan dengan posisi pada hari Kamis kemarin yang berada di Rp2.947.000 per gram. Kemerosotan ini memutus tren penguatan emas yang terjadi selama beberapa hari terakhir di pasar logam mulia domestik.

Koreksi lebih dalam justru terjadi pada rincian harga beli kembali atau buyback oleh Antam yang anjlok sebesar Rp53.000 per gram. Harga buyback hari ini berada di level Rp2.688.000, turun signifikan dari posisi hari sebelumnya yang sempat kokoh di angka Rp2.741.000.

Kondisi perdagangan saat ini sangat dipengaruhi oleh rilis data tenaga kerja Amerika Serikat yang jauh lebih solid dari ekspektasi pasar. Hal ini memicu aksi jual masif oleh investor global karena adanya kekhawatiran bahwa suku bunga tinggi akan bertahan lebih lama.

Di pasar domestik, volume transaksi di butik-butik emas terpantau cukup dinamis meskipun harga sedang mengalami koreksi harian yang cukup ekstrem. Sebagian investor ritel mulai memanfaatkan momentum penurunan harga ini untuk melakukan akumulasi aset di level yang lebih rendah.

Bagi masyarakat yang ingin berinvestasi, para ahli menyarankan untuk tetap tenang dan tidak terjebak dalam aksi jual panik atau panic selling. Emas tetap menjadi instrumen investasi paling aman atau safe haven untuk menjaga nilai kekayaan dalam jangka waktu panjang.

Saran aman lainnya adalah memastikan setiap transaksi dilakukan melalui gerai resmi atau platform digital terpercaya yang terdaftar di lembaga berwenang. Anda juga disarankan untuk diversifikasi aset dan tidak menaruh seluruh modal hanya pada satu jenis instrumen investasi saja.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....