Pertamina PEP Adera Field Berhasil Mereplikasi Teknologi Velocity

  • 07 Feb 2026 02:04 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Prabumulih- PEP Adera Field berhasil mereplikasi penggunaan teknologi velocity dalam produksi minyak dan gas (migas). Teknologi diterapkan pada Sumur BNG-68 yang mampu menghasilkan produksi minyak 281 barel per hari (BOPD) dan gas 0,32 juta standar kaki kubik perhari (MMSCFD) untuk lapisan 1 dan 123 BOPD minyak serta gas 3.31 MMSCFD di lapisan 2. 

“Teknologi ini berhasil diterapkan pada kegiatan dual completion Sumur BNG-68. Pada lapisan pertama dan lapisan kedua mampu meningkatkan produksi migas dari sumur itu,” kata Manager PEP Adera Field Adam Syukron Nasution dari rilis yang diterima RRI.CO.ID, Jumat 6 Febuari 2026.

Menurutnya Velocity String memungkinkan peningkatan produski migas selektif dengan memproduksikan beberapa lapisan secara simultan dan mandiri. “Dengan demikian, sumur dapat kembali berproduksi secara optimal, lebih efisien dan dengan biaya operasional yang relatif rendah,” sambung Adam

Adam menyebut meskipun dia lapisan produksi yang betekanan berbeda dapat diproduksi bersamaan dengan teknologi Velocity Strings tanpa gangguan satu sama lain. “Tanpa penerapan teknologi itu, produski dua lapisan bertekanan berbeda menimbulkan crosflow,” sebutnya.

Crosflow merupakan kondisi salahsatu lapisan akan kehilangan kemampuan produksi dan akan meninggikan resikonya. “Jadi salah satu lapisan akan kehilangan kemampuan produksi migas jika tanpa penerapan Velocity Strings sehingga bisa memicu terjadinya Thief Zone diantara kedua lapisan itu,”tegas Adam.

Penerapan velocity string telah dilakukan di PHR Zona 1 Field Jambi pada 2025. Teknologi itu mampu meningkatkan produksi minyak Sumur PPS-X19 dan Sumur PPS-12 secara signifikan.

Setelah berhasil mereplikasi teknologi tersebut di Sumur BNG-68 di Adera Field, PEP Zona 4 berencana menerapkan velocity string di Cluster Gunung Kemala yang merupakan bagian dari PEP Prabumulih Field.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....