Palawija Jadi Andalan saat Kemarau
- 17 Jul 2026 06:39 WIB
- Merauke
RRI.CO.ID, Merauke : Di tengah ancaman kekeringan akibat El Nino, petani Kampung Kumbe mulai mengandalkan komoditas selain padi untuk menjaga produktivitas pertanian. Kedelai dan tanaman hortikultura menjadi pilihan karena kebutuhan airnya lebih sedikit dibandingkan padi pada Kamis, 16 Juli 2026.
Ketua Gapoktan Kampung Kumbe, Soimin, mengatakan selain padi, masyarakat juga mengembangkan kedelai dan berbagai jenis palawija. Tanaman tersebut dinilai lebih mampu bertahan saat musim kemarau.
"Kami juga ada komoditas kedelai yang merupakan binaan TNI Angkatan Laut. Kemudian hortikultura dan palawija juga relatif aman karena di Kumbe masih ada sumur-sumur dengan kedalaman sekitar empat meter yang bisa dimanfaatkan untuk menyiram tanaman," kata Soimin.
Ia menjelaskan air dari sumur memang tidak cukup untuk mengairi sawah padi dalam skala besar. Namun, sumber air tersebut masih mampu memenuhi kebutuhan tanaman hortikultura yang dipasarkan ke Kota Merauke.
Menurutnya, diversifikasi komoditas menjadi salah satu strategi petani agar tetap memperoleh hasil meskipun musim kemarau berlangsung cukup panjang. Cara tersebut juga membantu menjaga pasokan pangan lokal.
Soimin berharap dukungan pemerintah terhadap pengembangan komoditas hortikultura dan kedelai terus ditingkatkan sehingga pendapatan petani tetap terjaga di tengah ancaman perubahan iklim.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....