Diskominfo Bekali Siswa Ciruas Literasi Digital Pencegahan Risiko

  • 15 Jul 2026 06:18 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Serang memberikan pembekalan literasi digital kepada peserta didik baru SMAN 1 Ciruas dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027. Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa, 14 Juli 2026. Ratusan siswa mengikuti materi yang disampaikan secara langsung.

Literasi digital dinilai penting untuk membentuk generasi yang cakap memanfaatkan teknologi. Kepala Diskominfo Kabupaten Serang, Surtaman, mengatakan perkembangan digitalisasi membawa berbagai tantangan bagi pelajar.

Menurutnya, siswa perlu memahami penggunaan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab. Edukasi diberikan agar peserta didik memiliki kemampuan cakap digital, berbudaya digital, dan beretika digital.

Dengan begitu, mereka dapat terhindar dari berbagai dampak negatif dunia maya. “Ini sangat penting karena perkembangan digitalisasi telah menimbulkan banyak korban apabila masyarakat, khususnya pelajar, tidak mampu memanfaatkan digitalisasi dengan baik. Maka di program literasi digital ini kita akan mengedukasi supaya cakap digital, berbudaya digital, dan beretika digital,” kata Surtaman.

Ia menegaskan literasi digital menjadi bekal penting bagi generasi muda. Pemahaman yang baik akan membantu siswa lebih aman saat beraktivitas di ruang digital. Selain itu, mereka juga dapat memanfaatkan teknologi untuk kegiatan yang produktif.

Dalam pemaparannya, Diskominfo menyoroti sejumlah ancaman yang kerap menyasar anak-anak di era digital. Ancaman tersebut meliputi penyebaran konten pornografi, perjudian online, dan perundungan di media sosial.

Selain itu, pelajar juga rentan terpapar paham radikalisme maupun penyalahgunaan narkoba melalui media digital. Karena itu, siswa diajak lebih waspada dalam menggunakan internet.

Surtaman menjelaskan teknologi seharusnya dimanfaatkan untuk mendukung proses belajar. Internet dapat digunakan untuk mencari ilmu pengetahuan dan materi pembelajaran.

Pemanfaatan teknologi secara positif akan membantu meningkatkan kualitas pendidikan. Sebaliknya, penggunaan yang tidak tepat dapat menimbulkan berbagai dampak buruk.

Ia juga mengingatkan bahaya kecanduan game, media sosial, maupun konten digital yang tidak bermanfaat. Kondisi tersebut dapat menurunkan fokus belajar siswa.

Daya ingat dan kemampuan akademik juga berpotensi mengalami penurunan. Oleh sebab itu, kesadaran literasi digital perlu terus ditanamkan sejak dini.

Kepala SMAN 1 Ciruas Mulyadi menyambut baik kegiatan literasi digital yang diberikan Diskominfo Kabupaten Serang. Menurutnya, materi tersebut sangat bermanfaat bagi peserta didik baru.

Ketua Pelaksana MPLS Yusuf Ramdani juga menilai literasi digital penting dikenalkan kepada siswa sebagai bekal menghadapi era digital. Keduanya berharap para siswa dapat lebih bijak dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....