Jemaat GPM Damai Gelar Libur Ceria

  • 13 Jul 2026 11:47 WIB
  •  Saumlaki

RRI.CO.ID, Saumlaki - Libur Ceria atau pekan kreativitas merupakan agenda tahunan Gereja Protestan Maluku. Kegiatan ini menyasar Anak dan Remaja GPM di saat libur sekolah.

Kegiatan ini sendri bertujuan mengembalikan keseimbangan fisik dan mental. Selain itu, mempererat ikatan emosional dengan keluarga atau teman, serta membangun kembali semangat dan kreativitas.

Seperti halnya di Jemaat GPM Damai Saumlaki yang setiap tahunnya melaksanakan kegiatan ini. Kegiatan setiap tahun dilaksanakan dengan mekanisme bisa di tingkat sektor pelayanan maupun tingkat jemaat.

Ketua Majelis Jemaat GPM Damai Saumlaki Pdt. Imanuel Betoky saat membuka kegiatan ini mengatakan, libur ceria sebagai suatu kegiatan yang dipandang penting dalam mngisi hari libur anak dan remaja di lingkungan pelayanan Gereja Protestan Maluku.

Karena itu, Ia mengapresiasikan dan menyampaikan terima kasih kepada para guru Sekolah Minggu Tunas Pekabaran Injil. Dan seluruh peserta yang semangat mengikuti giat ini.

"Saya mengucapkan terima kasih atas pelaksanaan kegiatan ini sejak Jemaat ini resmi dimekarkan. Semua boleh berjalan sesuai rencana tanpa mengalami stagnasi sejak dimekarkan," ujarnya.

Betoky berharap anak-dan remaja GPM Damai dapat mengikuti kegiatan ini dengan serius. Karena kegiatan ini tidak sekedar bereuforia tetapi bnyak manfaat yang dapat diperoleh melalui kegiatan seperti ini.

Usai pembukaan, anak usia batita hingga Anak Tanggung 3 fokus di masing-masing sektor pelayanan sedangkan sub jenjang Remaja I hingga Remaja III mengikuti kegiatan jumpa tokoh.

Khusus di tingkat Remaja, kegiatan dilanjutkan pada hari berikutnya dengan jelajah Medan dengan mencari jejak, mencari surat dan memecahkan sandi. Selain itu melewati pos-pos yang permennya diatur pengasuh penjaga pos.

Pos-pos itu masing-masing memasuki terowongan ber haya dengan cara merayap berantai. Tujuannya kekompakan dan kerja sama. Juga pos membawa bom yang jika tidak dilakukan hati-bisa menyebabkan kegagalan total dengan tujuan waspada kerja sama dan kompak.

Sementara itu di pos terakhir, memindahkan air beracun dengan gaya yang unik namun pasti. Seluruh peserta akhirnya bubar setelah doa penutup

Sementara itu kegiatan libur ceria akan resmi ditutup hari Minggu mendatang. Kegiatan ini akan diisi dengan berbagai kreatifitas anak dan remaja dengan mengangkat budaya lokal.

Kegiatan- kegiatan tersebut berupa musikal Gerejawi, tarian, pantun hingga fashion show. Seluruh kegiatan melibatkan sub jenjang batita I hingga Remaja III.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....