Ikan Asin Enggano Naik Kelas, InovasiAkademisi Tingkatkan Nilai Ekonomi Hasil Tan
- 04 Jul 2026 11:48 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu Utara - Produk ikan asin khas Pulau Enggano kini memiliki nilai tambah setelah diolah menggunakan metode pengawetan dan pengemasan yang lebih modern. Inovasi tersebut menjadi alternatif bagi nelayan untuk menjaga kualitas hasil tangkapan sekaligus meningkatkan daya saing produk di pasaran.
Selama ini, nelayan di Desa Kaana menghadapi kendala dalam mempertahankan kesegaran ikan karena pasokan es sering terlambat akibat terbatasnya transportasi laut. Kondisi tersebut menyebabkan sebagian hasil tangkapan mengalami penurunan mutu sehingga nilai jualnya tidak maksimal.
Menjawab persoalan tersebut, tim dosen Universitas Bengkulu (Unib) melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan Kelompok Nelayan Raja Pulau, yang dilaksanakan bulan Juni kemarin. Dalam program tersebut, nelayan diberikan pelatihan mengolah hasil tangkapan menjadi ikan asin dan ikan asap yang memiliki daya simpan lebih lama tanpa bergantung sepenuhnya pada penggunaan es. Tim pengabdi juga memperkenalkan pemanfaatan bahan pengawet alami seperti gambir, kitosan, karagenan, dan kecombrang agar kualitas produk tetap terjaga.
Selain proses pengolahan, masyarakat memperoleh pendampingan mengenai penggunaan alat pengasap modern, teknik pengemasan menggunakan vacuum sealer, serta pembuatan label produk yang lebih menarik. Langkah tersebut membuat produk olahan ikan memiliki tampilan yang lebih profesional dan siap dipasarkan ke pasar yang lebih luas.
Program pemberdayaan ini menghasilkan dua produk unggulan, yakni Salted Fish dan Smoked Fish, yang mendapat respons positif dari wisatawan maupun sivitas akademika Universitas Bengkulu. Produk tersebut juga dipromosikan oleh Bank Indonesia Perwakilan Bengkulu dalam berbagai pameran UMKM sehingga membuka peluang pemasaran yang lebih besar bagi nelayan Enggano.
Keberhasilan inovasi tersebut tidak hanya meningkatkan nilai ekonomi hasil tangkapan nelayan, tetapi juga memperkuat kemandirian masyarakat pesisir dalam mengelola potensi perikanan lokal. Atas kontribusinya melalui program tersebut, Selly Ratna Sari menerima penghargaan sebagai Dosen dengan Pengabdian Masyarakat Berdampak Terbaik pada Anugerah Rektor Universitas Bengkulu 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....