BNN Sangihe Ungkap Jenis Narkotika dan Tren Penyalahgunaan di Kalangan Pelajar

  • 30 Jun 2026 17:44 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID, Tahuna – Penyuluh Narkoba Ahli Pertama BNN Kabupaten Kepulauan Sangihe, Nur Huda Lubis, S.Psi, menjelaskan jenis-jenis narkotika serta tren penyalahgunaan narkoba yang masih menjadi perhatian serius, khususnya di kalangan generasi muda.

Menurutnya, narkotika terbagi menjadi tiga golongan. Golongan satu merupakan jenis yang sangat dilarang dan hanya dapat digunakan untuk kepentingan penelitian. Sementara Golongan kedua, dapat digunakan untuk kepentingan medis dan penelitian dengan izin Kementerian Kesehatan, sedangkan Golongan tiga masih dapat dimanfaatkan dalam pengobatan dengan resep dokter.

“Narkotika adalah senyawa yang dapat menimbulkan efek candu, dan penggunaannya harus sangat diawasi,”katanya dalam Dialog Interaktif di Pro 1 RRI Tahuna, dalam rangka peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026.

Ia menambahkan, jenis narkotika yang paling banyak disalahgunakan di Indonesia antara lain ganja dan sabu. Bahkan, pada Juni 2026, BNN RI mengungkap empat kasus besar dengan barang bukti sabu seberat 132 kilogram di beberapa wilayah Indonesia.

“Secara nasional, BNN juga telah mengungkap 715 kasus sejak awal tahun 2026. Kondisi ini menjadi perhatian serius dalam upaya pemberantasan narkoba di tanah air,”ucapnya.

Sementara itu, untuk wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Ia menyebut kasus narkotika berat masih relatif tidak ditemukan, namun penyalahgunaan bahan adiktif seperti rokok dan lem ehabon menjadi perhatian utama.

“Di Sangihe, yang paling banyak ditangani adalah kasus penyalahgunaan lem ehabon,” ujarnya.

BNN Sangihe mencatat rata-rata sekitar 20 kasus rehabilitasi setiap tahun, dengan sekitar 12 kasus hingga pertengahan tahun 2026. Mayoritas kasus melibatkan pelajar tingkat SMP hingga SMA.

Ia menegaskan, upaya pencegahan terus dilakukan melalui edukasi, sosialisasi, dan rehabilitasi sebagai bagian dari komitmen menekan angka penyalahgunaan narkoba di daerah. (alvrina)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....