10 Dapur MBG Bireuen Stop Beroperasi, Ribuan Penerima Terdampak
- 09 Jun 2026 05:40 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Bireun - Sebanyak 10 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bireuen terpaksa menghentikan operasional sementara akibat belum cairnya dana operasional dari Badan Gizi Nasional (BGN).
Penghentian layanan mulai berlaku sejak Senin 8 Juni 2026 dan diperkirakan berlangsung hingga Selasa 9 Juni 2026 sambil menunggu kepastian pencairan anggaran dari pemerintah pusat.
Kepada RRI, Koordinator Wilayah SPPG Kabupaten Bireuen, Ignatia Samosir, mengatakan saat ini terdapat 59 unit SPPG yang beroperasi di berbagai kecamatan. Namun, 10 di antaranya tidak lagi memiliki anggaran yang cukup untuk memenuhi kebutuhan operasional harian.
“Sebagian SPPG untuk sementara belum dapat beroperasi karena mengalami keterbatasan dana operasional. Kami berharap bantuan operasional dari pusat segera masuk sehingga layanan dapat kembali berjalan,” ujar Ignatia, Senin 8 Juni 2026.
Menurutnya, dana operasional sangat dibutuhkan untuk pembelian bahan pangan, distribusi makanan, pembayaran tenaga kerja, serta kebutuhan teknis lainnya yang menunjang pelaksanaan program MBG.
Keterlambatan pencairan dana membuat sejumlah dapur layanan tidak mampu melanjutkan aktivitas secara normal. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu penyaluran makanan bergizi kepada para penerima manfaat yang selama ini bergantung pada program tersebut.
Ignatia menjelaskan, apabila dana dari BGN dapat ditransfer pada Selasa, maka proses persiapan operasional akan segera dilakukan. Dengan demikian, dapur-dapur yang saat ini berhenti beroperasi diperkirakan dapat kembali melayani masyarakat pada Rabu atau Kamis mendatang.
Sementara itu, sejumlah pengelola SPPG mengaku telah menerima informasi terkait penghentian sementara operasional beberapa dapur MBG. Mereka berharap persoalan administrasi dan pencairan anggaran dapat segera diselesaikan agar program strategis nasional tersebut tidak mengalami gangguan berkepanjangan.
Program Makan Bergizi Gratis menjadi salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan dan peserta didik. Karena itu, keberlangsungan operasional dapur MBG dinilai sangat penting untuk memastikan target pelayanan tetap tercapai.
Para pengelola berharap pemerintah pusat dan pihak terkait segera mempercepat proses pencairan dana agar distribusi makanan bergizi kepada masyarakat dapat kembali berjalan normal tanpa hambatan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....