BMKG Sulut: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang

  • 17 Mei 2026 22:19 WIB
  •  Talaud

RRI.CO.ID, Manado – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Provinsi Sulawesi Utara yang berlaku mulai Senin, 18 Mei hingga Minggu, 24 Mei 2026.

Masyarakat diimbau mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di sejumlah wilayah Sulawesi Utara. Kondisi tersebut juga berpotensi meningkatkan akumulasi curah hujan harian yang dapat memicu banjir, tanah longsor, dan genangan di daerah rawan.

Prakirawan BMKG, Devalny J. Missy, dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado menjelaskan, kondisi cuaca tersebut dipengaruhi beberapa faktor atmosfer. Di antaranya aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO) yang berkontribusi terhadap peningkatan pembentukan awan hujan di wilayah Sulawesi Utara. Selain itu, anomali suhu muka laut (SST) di perairan sekitar Sulawesi Utara berkisar antara minus 2,0 hingga 2,5 derajat Celsius yang turut meningkatkan suplai uap air untuk pertumbuhan awan konvektif.

Faktor lainnya yakni adanya belokan angin dan konvergensi di sekitar wilayah Sulawesi Utara yang menyebabkan penumpukan massa uap air, serta kondisi labilitas lokal yang kuat sehingga mendukung terbentuknya awan hujan disertai kilat dan petir.

Pada Senin, 18 Mei 2026, wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat meliputi Manado, Bitung, Tomohon, Kotamobagu, Minahasa, Minahasa Utara, Minahasa Tenggara, Minahasa Selatan, Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow Timur, Bolaang Mongondow Selatan, Kepulauan Sangihe, dan Kepulauan Talaud.

Sementara pada Selasa, 19 Mei 2026, potensi cuaca serupa diprakirakan terjadi di Manado, Bitung, Tomohon, Minahasa, Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa Tenggara, Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara, Kepulauan Sitaro, dan Kepulauan Sangihe.

BMKG juga memprakirakan hujan lebat masih berpotensi terjadi hingga akhir pekan di sejumlah wilayah, terutama kawasan kepulauan dan wilayah Bolaang Mongondow Raya.

Masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama bagi warga yang berada di wilayah rawan bencana hidrometeorologi. Nelayan dan pengguna transportasi laut juga diimbau memperhatikan perkembangan informasi cuaca sebelum beraktivitas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....