Dibutuhkan Peran Pemerintah dalam Menangani Krisis Kantong Darah di Sangihe

  • 08 Mei 2026 14:22 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID,Tahuna - Hari Palang Merah Internasional 8 Mei menjadi momentum penting bagi pemerintah dan tenaga kesehatan di wilayah perbatasan Kabupaten Kepulauan Sangihe. Khususnya dalam penanganan kekurangan fasilitas kantong darah di unit transfusi darah.

Kondisi keterbatasan fasilitas penyimpanan dan ketersediaan kantong darah masih menjadi tantangan di daerah perbatasan.

Penasehat 1Darah4Sangihe Pendeta Leopold Tamalawe kepada rri.co.id mengatakan kurangnya ketersediaan fasilitas kantong dan kulkas bank darah perlu adanya perhatian khusus Pemerintah baik pusat, Provinsi dan daerah.

Selain itu ia juga memahami bahwa ketersediaan fasilitas kantong dan kulkas bank darah yang minim sangat terkait dengan keterbatasan anggaran pada Rumah Sakit dan unit transfusi darah.

"Harapan kami ada perhatian serius terhadap kebutuhan fasilitas kantong darah agar pelayanan kesehatan pada masyatakat dapat berjalan optimal," kata Tamalawe

Dukungan pemerintah melalui pengadaan fasilitas penyimpanan darah yang memadai sangat penting untuk menjaga kualitas dan ketersediaan darah bagi masyarakat.

Momentum Hari Palang Merah Internasional diharapkan menjadi pengingat pentingnya solidaritas kemanusiaan. Sekaligus mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran mendonorkan darah secara rutin dan sukarela. (Jumel)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....