Bola Api Karangetang Tak Pernah Padam, Jadi Berkah bagi Warga Siau
- 27 Apr 2026 10:30 WIB
- Tahuna
RRI.CO.ID, Tahuna - Percikan bola api berupa lava pijar dari Gunung Karangetang di Pulau Siau kerap menjadi tontonan warga, terutama pada malam hari. Fenomena ini menjadi bukti bahwa dapur magma gunung tersebut terus aktif membara. Gunung api dengan ketinggian 1.784 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini dikenal tidak pernah benar-benar “beristirahat” dari aktivitas vulkaniknya. Suara gemuruh dari dalam kawah sering memecah keheningan malam, bahkan kerap membuat warga pendatang maupun petugas pemantau merasa waspada. Namun, bagi masyarakat lokal Siau, kondisi tersebut justru dianggap sebagai hal biasa. Mereka menyebut suara gemuruh itu sebagai tanda bahwa Gunung Karangetang “sedang batuk”.
“Kalau gunung sudah bunyi itu tanda lagi batuk. Lebih baik begitu daripada diam,” ujar Lali, warga Siau.
Ungkapan tersebut mungkin terdengar seperti lelucon, tetapi itulah realitas yang dialami masyarakat yang tinggal di kaki Gunung Karangetang, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro). Di balik ancaman bencana geologi, masyarakat Siau telah membangun kearifan lokal dalam mitigasi. Pengalaman panjang hidup berdampingan dengan gunung api membuat mereka memahami siklus alam, termasuk manfaat yang ditimbulkan. Salah satunya adalah kesuburan tanah akibat hujan abu vulkanik. Warga meyakini bahwa abu tersebut justru menyuburkan tanaman pala, yang menjadi komoditas unggulan daerah. Pala Siau dikenal memiliki kualitas tinggi, dengan tekstur yang lebih padat dan berat, sehingga diminati pasar. Sektor pertanian, khususnya pala, menjadi salah satu penopang utama ekonomi masyarakat di Kabupaten Sitaro. Sementara itu, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) masih menetapkan status Gunung Karangetang pada Level II atau Waspada. Status ini telah berlangsung sekitar satu tahun terakhir. Berdasarkan data hingga Senin, 27 April 2026, aktivitas kegempaan masih tercatat cukup tinggi di Pos Pengamatan. Selain itu, kepundan gunung terus mengeluarkan asap putih dengan intensitas sedang hingga tebal, yang telah menjadi pemandangan sehari-hari bagi warga sekitar. (Alex D)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....