Kemarau Panjang di Indonesia akibat Fenomena El Nino

  • 15 Apr 2026 21:33 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID, Tahuna - Musim kemarau yang dirasakan masyarakat Indonesia, seperti halnya diwilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe diprakirakan terjadi akibat dampak fenomena El Nino. Diprediksi akan terjadi pada pertengahan tahun 2026.

Hal tersebut dikatakan Miranda Sahfira Tuna, S.Tr, Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas III Naha saat obrolan Spada bersama Produa RRI Tahuna Rabu, 15 April 2026.

" Yang artinya. Sederhananya seperti inj, uap air hujan dibawah menjauhi wilayah kita, sehingga curah hujan itu akan semakin jarang terjadi,"ujarnya.

Fenomena El Nino yang diprediksi akan terjadi pada pertengahan tahun 2026 akan berlangsung selama 3 bulan.

Dijelaskan Miranda, pada musim kemarau tidak berarti tidak terjadi hujan sama sekali, tetapi intensitas curah hujan yang menurun.

Wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe tidak terdapat prediksi awal musim dikarenakan wilayah Sangihe memiliki musim ekuatorial tipe 1 atau musim yang terjadi hujan sepanjang tahun.

Dan puncak musim kemarau diprediksi akan terjadi pada bulan Agustus 2026, yang bisa mengakibatkan terjadinya kekeringan.

Lanjut dikatakan Miranda, berdasarkan data seis klimatologi Sulawesi Utara, wilayah Sangihe berpotensi terjadi bencana karhutla dengan potensi kategori rendah hingga sedang. (Ac)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....