Makna Salib Yesus: Kasih, Pemuliaan dan Harapan

  • 03 Apr 2026 20:53 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID, Tahuna - Kematian Yesus Kristus di kayu salib menegaskan kasih Allah yang tak terbatas. Yesus tidak menghindari penderitaan, tetapi menerimanya dengan penuh ketaatan kepada kehendak Bapa.

Febiyola Silangen, Penyuluh Agama Katolik, dalam acara Mimbar Agama Katolik di Prosatu RRI Tahuna, mengatakan pengorbanan-Nya menjadi teladan bahwa kasih sejati selalu melibatkan pengorbanan demi kebaikan orang lain.

Dalam pandangan dunia, salib sering dianggap simbol kehinaan dan kegagalan, namun bagi umat Kristiani, salib justru menjadi jalan pemuliaan. Melalui wafat-Nya, Yesus menaklukkan dosa dan kematian, mengubah penderitaan menjadi kemenangan kasih Allah.

“Dari salib juga lahir komunitas iman yang baru dan membentuk relasi yang melampaui ikatan darah serta menjadi cikal bakal Gereja,”ucapnya.

Perayaan Jumat Agung mengajak umat merenungkan makna penderitaan dalam kehidupan sehari-hari. Penderitaan bukan tanda kekalahan, tetapi bisa menjadi sarana Allah menghadirkan harapan baru.

“Kisah sengsara menurut Injil Yohanes menampilkan Yesus yang berdaulat dan menyerahkan diri secara sukarela, mengajarkan umat untuk hidup dengan belas kasih, setia dan berani hadir bersama mereka yang menderita,”katanya. (alvrina)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....