Dinas Kesehatan Yahukimo Tutup Fasilitas Pelayanan Kesehatan
- 19 Feb 2026 12:13 WIB
- Wamena
RRI.CO.ID, Wamena – Situasi keamanan di Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, memaksa Dinas Kesehatan menutup sementara seluruh fasilitas pelayanan kesehatan. Keputusan ini berlaku mulai 18 Februari 2026, menyusul serangkaian insiden yang mengancam keselamatan tenaga medis dan sarana kesehatan.
Dalam pertemuan resmi pada 16 Februari, Dinas Kesehatan bersama RSUD Dekai dan sejumlah puskesmas menyimpulkan bahwa pelayanan kesehatan tidak dapat berjalan normal. Ancaman yang terjadi meliputi percobaan pembakaran Gedung Puskesmas Dekai, percobaan pembakaran mobil ambulans Puskesmas Aplim dan Brasa, teror terhadap tenaga medis di RSUD Dekai serta puskesmas, hingga tuduhan bahwa tenaga kesehatan adalah aparat intelijen TNI/Polri.
Kepala Dinas Kesehatan Yahukimo, Ase Rusobolim, S.KM, melalui edaran resmi Nomor: 400.7/K/DINKES/2026, menegaskan bahwa seluruh fasilitas kesehatan, termasuk apotek dan laboratorium swasta, ditutup sementara. Hanya Unit Gawat Darurat RSUD Dekai yang tetap melayani kasus darurat.
“Kami tenaga medis bukan aparat keamanan. Kami hanya ingin melayani masyarakat, dan keselamatan kami harus dijamin,” tegasnya. Pelayanan baru akan dibuka kembali setelah ada jaminan keamanan dari pemerintah daerah, gereja, tokoh adat, dan masyarakat.
Sementara itu, seorang warga Distrik Dekai, Lemri, menyampaikan kekecewaannya atas penutupan tersebut. Menurutnya, fasilitas kesehatan seharusnya menjadi tempat yang netral dan aman dari konflik.
“Tempat perang saja tidak boleh kesehatan diganggu. Di sini malah ditutup. Terus masyarakat mau berobat ke mana?” ujarnya.
Dengan penutupan ini, masyarakat Yahukimo menghadapi tantangan besar dalam mengakses layanan kesehatan. Dukungan semua pihak diharapkan dapat segera memulihkan keamanan sehingga tenaga medis bisa kembali bertugas dan pelayanan kesehatan berjalan normal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....