KORMI Apresiasi Pemkab Bengkalis Lestarikan Permainan Tradisional
- 20 Jul 2026 21:43 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Bengkalis Ali Anas memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis yang terus menunjukkan komitmennya dalam melestarikan budaya lokal melalui penyelenggaraan berbagai perlombaan permainan tradisional dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-514 Bengkalis.
Menurut Ali Anas, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga merupakan langkah nyata untuk menghidupkan kembali warisan budaya Melayu yang mulai tergerus perkembangan zaman, khususnya di kalangan generasi muda.
Ia menilai perhatian Pemerintah Kabupaten Bengkalis terhadap pelestarian budaya patut diapresiasi karena mampu menghadirkan ruang bagi masyarakat untuk kembali mengenal dan mencintai permainan tradisional yang mengandung nilai-nilai kebersamaan, sportivitas, gotong royong, serta pendidikan karakter.
"Kesempatan ini sangat baik sekali. Kami dari KORMI Kabupaten Bengkalis sangat mendukung rangkaian kegiatan Hari Jadi Bengkalis ke-514, khususnya yang mengangkat dan membudayakan kembali permainan rakyat. Tradisi seperti ini perlu terus dihidupkan karena keberadaannya semakin lama semakin menghilang di tengah masyarakat," ujar Ali Anas didampingi Sekretaris KORMI Kabupaten Bengkalis, Guruh Tri Abdillah, Senin, 20 Juli 2026.
Ali Anas menegaskan bahwa permainan tradisional merupakan bagian dari identitas budaya daerah yang harus terus dijaga agar tidak tergeser oleh perkembangan teknologi maupun permainan modern. Oleh karena itu, menurutnya diperlukan sinergi antara pemerintah, sekolah, komunitas, dan masyarakat untuk memastikan warisan budaya tersebut tetap lestari.
"Kami mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bengkalis yang tetap peduli terhadap budaya lokal. Kegiatan seperti ini membuktikan bahwa pemerintah tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga berkomitmen menjaga dan melestarikan warisan budaya daerah agar tetap hidup di tengah masyarakat," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Olahraga Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Bengkalis, Samsudin mengatakan perlombaan permainan tradisional merupakan salah satu agenda rutin yang selalu digelar dalam setiap peringatan Hari Jadi Bengkalis sebagai upaya menjaga eksistensi olahraga tradisional di tengah masyarakat.
Menurutnya, pelaksanaan kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya berlangsung setiap peringatan hari jadi daerah, tetapi juga dapat dikembangkan secara berkelanjutan hingga ke tingkat kecamatan, desa, bahkan lingkungan sekolah.
"Kalau kegiatan seperti ini terus dilakukan secara rutin, anak-anak dan generasi muda akan semakin mengenal permainan tradisional. Dengan begitu, budaya yang menjadi identitas masyarakat Melayu Bengkalis akan tetap terjaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya," kata Samsudin.
Ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama mendukung pelestarian permainan tradisional sebagai bagian dari kekayaan budaya daerah. Selain menjadi sarana olahraga masyarakat, permainan tradisional juga dinilai mampu mempererat hubungan sosial, menanamkan nilai sportivitas, serta membentuk karakter generasi muda agar tetap mencintai budaya daerahnya sendiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....