Kisah Ketangguhan Istri Pangeran Diponegoro Warnai Hari Jadi Bantul ke-195
- 20 Jul 2026 13:42 WIB
- Yogyakarta
RI.CO.ID, Bantul – Upacara Hari Jadi Kabupaten Bantul ke-195 digelar di Lapangan Trirenggo pada Senin, 20 Juli 2026 pagi. Uniknya, upacara dilaksanakan menggunakan bahasa Jawa serta dimeriahkan dengan tari tradisional.
Rangkaian acara dimulai dengan penampilan puluhan penari wanita yang membawakan tari bertajuk Putri Retnaningsih. Nuansa historis semakin kental dengan hadirnya pasukan bregada yang membawa pusaka Tombak Kyai Agnya Murni.
Koreografer tarian Tri Irianto mengungkapkan, sesuai namanya, tarian yang ditampilkan merujuk pada sosok istri Pangeran Diponegoro, yaitu Raden Ayu Retnaningsih. Tarian ini menggambarkan ketangguhan seorang istri yang ikut berjuang melawan penjajah.
“Tari menampilkan pasukan putri yang bersenjata panah dan cundrik. Jadi ini menggambarkan perjuangan istri Pangeran Diponegoro yaitu RA Retnaningsih saat melawan penjajah, dengan mendirikan pasukan prajurit wanita,” ucapnya.
Tri Irianto menambahkan, penari yang ikut ambil bagian berjumlah 30 orang. Meski hanya melakukan latihan dalam waktu singkat, ia mengaku tidak ada kendala selama penampilan berlangsung.
“Latihannya cuma dua hari saja dan tidak ada kesulitan. Karena tarian ini sudah sering dibawakan saat latihan rutin di sanggar. Ketika Hari Jadi Bantul yang dulu juga pernah, jadi anak-anak ini sudah hafal,” ujarnya.

Ditemui usai upacara, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengapresiasi penuh kehadiran seluruh tamu undangan pada agenda akbar ini. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X atas petuah yang diberikan.
“Atas nama Pemkab Bantul, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang berkenan hadir. Terima kasih kepada Ngarsa Dalem yang telah memberikan petuah-petuah luhur sebagai jawaban dari pelaporan Bupati Bantul. Kami bangga bahwa Sri Sultan telah merestui berbagai program yang telah ditetapkan dalam RPJMD Kabupaten Bantul,” katanya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada masyarakat dan seluruh jajaran atas kerja sama yang telah terbangun selama ini. Abdul Halim Muslih berharap momentum Hari Jadi ke-195 ini menjadi ajang memajukan pembangunan di Bumi Projotamansari.
“Hari ini merupakan hari yang menggembirakan bagi kita semua. Mudah-mudahan Hari Jadi Bantul ini semakin mengguyubkan, mensolidkan, dan meningkatkan komitmen baik pemerintah sampai lurah, pamong, dan semua warga Bantul untuk bersama-sama membangun Bumi Projotamansari yang kita cintai ini,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....