Cinta Palembang, Fuji Yamato Lestarikan Lagu Daerah lewat Anak Muda
- 17 Jul 2026 13:14 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Seniman dan pencipta lagu Palembang, Fuji Yamato, terus menunjukkan komitmennya melestarikan lagu daerah dengan menggandeng anak-anak dan generasi muda sebagai penyanyi. Langkah tersebut menjadi upaya memperkenalkan budaya lokal melalui karya musik yang mudah diterima lintas usia.
Dalam Obrolan Budaya Belajasumba bersama RRI Palembang, Fuji menceritakan perjalanan seninya yang dimulai sejak duduk di bangku SMA sebagai pembawa acara. Karier profesionalnya kemudian berkembang sejak 1999 di Jakarta sebelum akhirnya memutuskan kembali menetap di Palembang pada 2020.
Menurut Fuji, kecintaannya terhadap Palembang menjadi alasan utama memilih fokus menciptakan lagu daerah. Sejak pandemi COVID-19, ia mulai berkonsentrasi mengembangkan karya-karya yang mengangkat budaya dan identitas Kota Palembang.
"Saya sengaja memilih lagu Palembang karena rasa cinta kepada kota ini. Ke mana pun pergi, rasanya selalu ingin kembali ke Palembang," ujarnya.
Hingga kini, Fuji telah menyiapkan sejumlah karya baru. Tiga video klip telah rampung diproduksi dan segera dirilis, sementara lima lagu lainnya tengah dipersiapkan, salah satunya berjudul Semesta Bertasbih yang mengangkat pesan-pesan bijak dan nilai kehidupan.
Fuji menilai lagu daerah Palembang memiliki kekuatan karena mudah didengar dan dinyanyikan kembali. Menurutnya, banyak pencipta lagu lokal yang menghasilkan karya berkualitas sehingga perlu terus dikenalkan kepada generasi muda.
Dalam proses produksi, Fuji lebih banyak mempercayakan lagu-lagunya kepada anak-anak. Ia mengatakan pemilihan penyanyi tidak hanya berdasarkan kemampuan vokal, tetapi juga kecocokan karakter suara dengan isi lagu.
"Banyak orang tua awalnya tidak yakin anaknya bisa bernyanyi. Setelah melalui pembinaan, bahkan ada yang hanya dalam satu hingga enam bulan sudah mampu merilis single," katanya.
Selain melatih vokal, Fuji bersama tim juga menyiapkan konsep produksi secara menyeluruh, mulai dari aransemen, rekaman, penampilan, hingga pembuatan video klip. Ia bekerja sama dengan tim produksi yang memiliki studio rekaman di Palembang, Jakarta, dan Lampung.
Meski demikian, Fuji mengakui memperkenalkan lagu daerah kepada anak-anak di era modern memiliki tantangan tersendiri. Mereka harus dibimbing memahami karakter lagu Melayu, mulai dari pengucapan lirik, penjiwaan, hingga gerak saat proses pengambilan video.
Melalui pembinaan talenta muda dan penciptaan lagu daerah yang sarat pesan moral, Fuji berharap budaya musik Palembang tetap lestari sekaligus semakin dikenal oleh generasi penerus.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....