Madihin Warisan Seni Tutur Banjar yang Tetap Hidup di Indragiri Hilir

  • 15 Jul 2026 14:04 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru – Kesenian tradisional Madihin terus menjadi bagian penting dari identitas budaya masyarakat Banjar di Kabupaten Indragiri Hilir, Riau. Seni tutur yang memadukan syair, pantun, humor, nasihat, serta iringan alat musik tarbang atau rebana ini telah diwariskan secara turun-temurun dan masih dipentaskan dalam berbagai kegiatan adat maupun keagamaan, kehadiran Madihin menjadi bukti kuat akulturasi budaya Banjar yang berkembang di wilayah pesisir Riau, khususnya di Tembilahan.

Dikutip dari Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, Dalam setiap pertunjukannya, seorang pamadihin dituntut memiliki kemampuan merangkai syair secara spontan sesuai situasi dan kondisi penonton. Isi syair umumnya mengandung pesan moral, nilai keagamaan, kritik sosial, hingga ajakan menjaga persatuan masyarakat. Selain menjadi hiburan, Madihin juga berfungsi sebagai media pendidikan yang menyampaikan nilai-nilai kehidupan dengan cara yang ringan dan menghibur.

Di Kabupaten Indragiri Hilir, Madihin kerap ditampilkan pada malam sebelum pesta pernikahan, khitanan, peringatan hari besar Islam, hingga berbagai festival budaya. Tradisi ini berkembang seiring datangnya masyarakat Banjar yang bermigrasi ke Tembilahan sejak puluhan tahun lalu. Hingga kini, kesenian tersebut masih menjadi salah satu simbol kekayaan budaya masyarakat Banjar di daerah itu.

Meski demikian, perkembangan zaman dan perubahan minat generasi muda menjadi tantangan tersendiri bagi kelestarian Madihin. Berbagai penelitian mendorong pentingnya pelibatan sekolah, komunitas seni, serta pemerintah daerah dalam memperkenalkan kembali kesenian ini kepada generasi muda melalui pendidikan, pelatihan, dan pementasan rutin agar tidak tergerus modernisasi.

Upaya pelestarian Madihin juga terus diperkuat melalui berbagai kegiatan budaya, seperti Festival Aruh Ganal di Indragiri Hilir yang menampilkan beragam kesenian Banjar, termasuk Madihin. Dengan terus diberi ruang untuk tampil dan diapresiasi masyarakat, Madihin diharapkan tetap lestari sebagai warisan budaya yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memperkaya khazanah seni tradisional di Provinsi Riau.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....