Pelatihan Manajemen Seni Gelaran Disbudpar Malnau Diikuti 40 Peserta

  • 14 Jul 2026 21:53 WIB
  •  Malinau

RRI.CO.ID, Malinau – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Malinau Provinsi Kalimantan Utara resmi melaksanakan kegiatan Pelatihan Manajemen Seni Tahun 2026. Acara pembukaan digelar di Ruang Laga Feratu Lantai 3 Kantor Bupati Malinau, Selasa (14/7) dan dibuka secara simbolis Wakil Bupati Malinau, Jakaria SE, M.Si.

Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Malinau, Rosdiana, S.P., M.M. selaku penyelenggara kegiatan menyampaikan laporan pelaksanaan sekaligus rincian persiapan kegiatan. "Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya nyata meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang kesenian, sekaligus menjawab kebutuhan pengelolaan karya seni yang semakin profesional," ujar Rosdiana.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan, pelatihan ini dilaksanakan berlandaskan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Peraturan Pemerintah Nomor 87 Tahun 2021. Selain itu juga mengacu pada Peraturan Daerah Kabupaten Malinau tentang APBD Tahun Anggaran 2026. "Seluruh biaya kegiatan bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) melalui sub kegiatan peningkatan pendidikan dan pelatihan sumber daya manusia kesenian tradisional," kata Roadiana menjelaskan.

Dikatakan Rosdiana, pelatihan manajemen seni ini diikuti oleh 40 peserta yang merupakan pengurus dan anggota dari berbagai sanggar tari serta sanggar seni rupa yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Malinau. Kegiatan berlangsung selama dua hari penuh dengan menghadirkan narasumber berkompeten dari Padepokan Seni Bagong Kussudiardja Yogyakarta.

"Para peserta akan dibekali materi lengkap mulai dari tahap perencanaan produksi seni, pelaksanaan, hingga strategi evaluasi. Fokus utamanya adalah meningkatkan kemampuan manajemen produksi seni pertunjukan maupun seni rupa, serta mendorong lahirnya karya yang lebih berkualitas melalui penguatan kapasitas sanggar seni," jelas Rosdiana.

Ia menambahkan, tujuan utama pelatihan ini adalah meningkatkan kompetensi pelaku seni tradisional daerah agar tidak hanya mahir berkarya. "Namun juga mampu mengelola karya dan kegiatan seni secara mandiri dan berkelanjutan," ujarnya.

Di akhir laporannya, Rosdiana menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini, khususnya dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Malinau.(*)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....