Ritual Tiwah Menjadi Momen Menyatukan Seluruh Anggota Keluarga Besar
- 14 Jul 2026 06:24 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Upacara ritual Tiwah merupakan salah satu tradisi sakral masyarakat Dayak Hindu Kaharingan yang hingga kini terus dilestarikan sebagai bagian dari warisan budaya leluhur. Selain memiliki makna spiritual sebagai prosesi mengantarkan roh leluhur menuju tempat yang diyakini sebagai alam keabadian, Tiwah juga menjadi momen penting yang mampu menyatukan seluruh anggota keluarga besar dari berbagai daerah.
Pelaksanaan Tiwah umumnya telah direncanakan jauh hari sebelumnya. Keluarga yang memiliki hubungan kekerabatan akan saling berkoordinasi untuk menentukan waktu pelaksanaan, mempersiapkan berbagai perlengkapan adat, serta bergotong royong memenuhi kebutuhan selama prosesi berlangsung. Kebersamaan tersebut mencerminkan kuatnya nilai persatuan dan kekeluargaan dalam kehidupan masyarakat Dayak.
Tidak sedikit anggota keluarga yang merantau memilih pulang ke kampung halaman demi mengikuti rangkaian ritual Tiwah. Momen ini menjadi kesempatan untuk mempererat tali silaturahmi, bertemu kembali dengan sanak saudara, sekaligus mengenang jasa para leluhur. Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terlihat selama seluruh rangkaian upacara berlangsung.
Selain sebagai ritual keagamaan, Tiwah juga menjadi sarana pewarisan nilai-nilai budaya kepada generasi muda. Para tetua adat memberikan pemahaman mengenai makna setiap prosesi, filosofi kehidupan, serta pentingnya menjaga adat istiadat sebagai identitas masyarakat Dayak. Dengan demikian, generasi muda diharapkan mampu melanjutkan tradisi tersebut di masa mendatang.
Nilai gotong royong menjadi salah satu kekuatan utama dalam pelaksanaan Tiwah. Seluruh anggota keluarga dan masyarakat sekitar saling membantu, mulai dari mempersiapkan tempat, memasak, hingga mendukung kelancaran seluruh prosesi ritual. Semangat kebersamaan inilah yang membuat hubungan antarkeluarga semakin erat.
Di tengah perkembangan zaman, ritual Tiwah tetap memiliki tempat yang istimewa di hati masyarakat Dayak. Meski sebagian anggota keluarga telah menetap di kota-kota besar, mereka tetap menyempatkan diri untuk hadir sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur sekaligus menjaga ikatan kekeluargaan yang telah terjalin sejak lama.
Melalui pelaksanaan ritual Tiwah, masyarakat tidak hanya melestarikan tradisi leluhur, tetapi juga memperkuat persatuan keluarga dan nilai-nilai kebersamaan. Tiwah menjadi bukti bahwa budaya memiliki peran penting dalam menjaga keharmonisan antargenerasi, sekaligus memperkokoh identitas masyarakat Dayak di tengah arus modernisasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....