Bujang Intelegensi Jambi 2025: Garda Muda Pariwisata dan Budaya

  • 19 Mei 2026 16:29 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi - Peran generasi muda dalam menjaga budaya sekaligus mempromosikan pariwisata daerah dinilai semakin penting di tengah perkembangan era digital saat ini. Hal tersebut disampaikan oleh Diki dalam siaran budaya Belajasumba di RRI Jambi, Sabtu 16 Mei 2026.

Sebagai bagian dari Bujang Gadis Kota Jambi, Diki membagikan pengalamannya memanfaatkan media sosial sebagai sarana memperkenalkan potensi wisata dan budaya daerah kepada masyarakat luas. Menurutnya, promosi wisata saat ini sebenarnya semakin mudah dilakukan melalui konten digital, namun tantangan terbesar justru membangun kepedulian masyarakat lokal terhadap budaya daerahnya sendiri.

“Mengenalkan Jambi ke orang luar bisa cepat lewat konten, tetapi membangun rasa memiliki di dalam diri masyarakat kita sendiri itu yang sulit,” ujar Diki.

Dalam siaran tersebut, Diki juga merekomendasikan sejumlah destinasi wisata di Jambi berdasarkan kategorinya. Untuk wisata alam, ia menyoroti Hutan Kota Muhammad Sabki yang menawarkan suasana asri lengkap dengan penangkaran rusa.

Sementara untuk wisata kuliner, kawasan Kuliner Soemantri Sipin disebut sebagai salah satu lokasi favorit masyarakat pada malam hari karena menghadirkan beragam pilihan makanan dan suasana yang ramai.

Di bidang wisata sejarah dan edukasi, Diki turut merekomendasikan Museum Siginjai, Museum Perjuangan Rakyat Jambi, serta Museum Gentala Arasy sebagai tempat yang dapat memperkenalkan sejarah dan budaya Melayu Jambi kepada generasi muda.

Selain itu, ia juga menilai Danau Teluk sebagai destinasi wisata yang memiliki potensi besar namun masih belum banyak dikenal masyarakat luas. Kawasan tersebut dinilai memiliki panorama matahari terbenam yang menarik serta wisata perahu lokal yang khas. Meski demikian, menurutnya kawasan itu masih membutuhkan perhatian dari sisi fasilitas dan dukungan bersama antara pemerintah maupun masyarakat sekitar.

Di akhir acara, Diki mengajak anak muda untuk lebih aktif mengambil peran dalam pelestarian budaya dan pengembangan pariwisata daerah. Ia juga mendorong generasi muda agar tidak takut mencoba pengalaman baru, termasuk mengikuti ajang duta daerah sebagai wadah pengembangan diri.

Menurutnya, menjaga budaya dan memperkenalkan potensi wisata bukan hanya menjadi tugas pemerintah semata, tetapi tanggung jawab bersama agar identitas daerah tetap terjaga di tengah perkembangan zaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....